Pencarian

Bancassurance BTN Tembus Rp 27,4 Miliar di Semester I 2026

Minggu, 13 September 2026 • 08:03:01 WIB
Bancassurance BTN Tembus Rp 27,4 Miliar di Semester I 2026
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan strategi Beyond Mortgage dalam Public Expose Live 2026 di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

LINKARFAKTA.COMParagraf pembuka: Langkah BTN memperbesar pundi-pundi nonbunga lewat bancassurance mulai menunjukkan hasil. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyebut bisnis ini sebagai bagian dari strategi Beyond Mortgage, yang dirancang agar perseroan tidak hanya bergantung pada pendapatan bunga kredit perumahan.

Bancassurance Jadi Sumber Baru Fee-Based Income

Pendapatan Rp 27,4 miliar dari bancassurance tercatat hingga Juni 2026. Nilainya memang belum besar dibanding total fee-based income BTN, tapi arah bisnisnya jelas: perseroan ingin memperlebar sumber pendapatan di luar bunga.

BTN sedang menyiapkan kemitraan bancassurance eksklusif lewat jaringan kantor cabang. Skema ini diharapkan memperluas jangkauan layanan kepada nasabah, terutama yang selama ini datang ke BTN untuk urusan kredit rumah.

“BTN tetap menjadi bank yang fokus pada sektor perumahan. Namun, kebutuhan nasabah tidak berhenti ketika mereka memiliki rumah. Melalui Beyond Mortgage, kami ingin hadir lebih luas dalam kebutuhan finansial nasabah sekaligus masuk ke ekosistem-ekosistem baru yang memiliki potensi bisnis besar,” ujar Nixon dalam Public Expose Live 2026 di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Kredit Non-Perumahan Naik ke 20,4 Persen

Diversifikasi BTN terlihat dari porsi kredit non-perumahan yang mencapai 20,4 persen per Juni 2026. Angka ini naik dari 18 persen pada akhir 2025.

Kenaikan itu menandakan BTN mulai menggarap segmen di luar pembiayaan rumah, meski fokus utamanya tetap sektor properti. Nixon menegaskan diversifikasi tidak akan mengubah posisi BTN sebagai bank perumahan.

Selain bancassurance, BTN memperluas bisnis lewat ekosistem pemerintah daerah, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Hingga Juni 2026, perseroan sudah bekerja sama dengan 59 pemerintah daerah, 57 universitas, dan 26 rumah sakit.

Manfaat bagi Nasabah dan Pelaku Ekosistem

Bagi nasabah, kehadiran layanan bancassurance di kantor cabang BTN berarti akses produk asuransi dan proteksi finansial jadi lebih dekat. Nasabah tidak perlu berpindah institusi untuk melengkapi kebutuhan finansial setelah memiliki rumah.

Kerja sama dengan 59 pemerintah daerah dan puluhan kampus serta rumah sakit membuka peluang pembiayaan dan layanan transaksi bagi pegawai, tenaga kesehatan, hingga mahasiswa. Ekosistem ini menjadi kanal baru bagi BTN untuk menyalurkan kredit dan menghimpun dana.

Rencana ke Depan

BTN akan terus mengembangkan kemitraan bancassurance eksklusif melalui jaringan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan juga membidik ekosistem baru yang dinilai punya potensi bisnis besar, sejalan dengan strategi Beyond Mortgage.

Bagi investor, pertumbuhan fee-based income dan kredit non-perumahan menjadi indikator bahwa BTN tidak lagi bertumpu pada satu lini bisnis. Keberhasilan diversifikasi ini akan menentukan seberapa kuat perseroan menghadapi tekanan margin bunga di industri perbankan.

Penutup: Dengan porsi kredit non-perumahan yang sudah menembus 20 persen dan jaringan ekosistem yang terus melebar, BTN tampak serius membangun fondasi pendapatan yang lebih beragam. Hasilnya di semester II 2026 akan menjadi ujian apakah strategi Beyond Mortgage benar-benar mengangkat kinerja perseroan secara keseluruhan.

Sumber: ekonomi.republika.co.id

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks