LINKARFAKTA.COM — Laga pekan pertama Premier League yang berlangsung akhir pekan ini berubah menjadi mimpi buruk bagi Tottenham Hotspur. Bermain di kandang lawan, The Lilywhites tak berkutik menghadapi agresivitas Brentford yang tampil dominan sejak menit awal.
Debut De Zerbi Berakhir dengan Kekalahan Telak
Roberto De Zerbi, yang ditunjuk sebagai manajer baru Tottenham pada musim panas ini, harus menerima kenyataan pahit di pertandingan resmi pertamanya. Strategi yang diraciknya gagal berjalan mulus karena tekanan tinggi yang diterapkan lini tengah Brentford sejak kick-off.
Sepanjang laga, Spurs kesulitan mengembangkan permainan. Skuad asuhan Thomas Frank tampil lebih agresif dalam duel-duel lapangan tengah dan memenangkan hampir semua bola kedua. Brentford juga unggul dalam penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang emas di depan gawang Guglielmo Vicario.
Kegagalan Brentford di Laga Pembuka Musim Lalu Kini Terbalas
Hasil ini menjadi pembalasan manis bagi Brentford yang musim lalu kalah di laga pembuka. Kemenangan telak ini langsung membawa The Bees menempati posisi puncak klasemen sementara, setidaknya hingga pertandingan-pertandingan lain di pekan pertama selesai dimainkan.
Sebaliknya, Tottenham harus tertahan di dasar klasemen dengan catatan gol minus tiga. Ini merupakan awal terburuk Spurs dalam beberapa musim terakhir dan memunculkan pertanyaan besar mengenai kesiapan tim menghadapi kompetisi musim ini.
Pekerjaan Rumah Besar untuk De Zerbi dan Spurs
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi Tottenham. De Zerbi dituntut segera membenahi lini pertahanan yang tampak rapuh dan lini serang yang tumpul. Statistik pertandingan menunjukkan Spurs kesulitan menciptakan tembakan tepat sasaran yang berarti.
Jadwal padat menanti Tottenham dalam beberapa pekan ke depan. De Zerbi harus segera menemukan formula terbaik untuk mengangkat moral pemain dan memperbaiki performa tim sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih berat. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian nyata bagi karakter skuad asuhannya untuk bangkit dari keterpurukan ini.