Pencarian

Bupati Tangerang Resmi Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Ribuan Warga Padati Alun-Alun untuk UMKM dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 • 03:26:01 WIB
Bupati Tangerang Resmi Buka Pekan Raya Balaraja ke-2, Ribuan Warga Padati Alun-Alun untuk UMKM dan Budaya
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Pekan Raya Balaraja ke-2 di Alun-Alun Balaraja, Sabtu (22/8/2026).

TIGARAKSA — Pekan Raya Balaraja ke-2 resmi dimulai, menandai penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus pelestarian budaya di wilayah Kabupaten Tangerang. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Alun-Alun Balaraja, Sabtu (22/8/26), bertepatan dengan peringatan Milad ke-3 Balai Adat Balaraja.

Maesyal menegaskan bahwa gelaran ini bukan sekadar ajang hiburan tahunan. Menurutnya, acara tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas budaya untuk memperkuat kohesi sosial warga.

"Pekan Raya Balaraja bukan sekadar kegiatan hiburan dan perayaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat silaturahmi, menghidupkan seni dan budaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya di sela-sela acara.

Ruang Kreativitas UMKM dan Generasi Muda

Kegiatan ini menghadirkan puluhan stan yang didominasi produk UMKM lokal, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan. Para pelaku usaha kecil mengaku kebanjiran pengunjung sejak hari pertama, sebuah sinyal positif bagi perputaran uang di tingkat kecamatan.

Bupati mengajak generasi muda untuk tidak sekadar hadir sebagai pengunjung. Ia mendorong mereka aktif mengenal akar budaya, menghargai para sesepuh, serta berani berkreasi dan berinovasi di tengah arus modernisasi.

Pelestarian Adat sebagai Identitas Kabupaten

Balaraja disebut memiliki sejarah dan karakter yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Tangerang. Maesyal menekankan bahwa menjaga adat bukan berarti terjebak pada masa lalu, melainkan merawat nilai-nilai luhur agar relevan bagi generasi penerus.

"Menjaga adat dan budaya bukan berarti hanya mempertahankan masa lalu, tetapi juga mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi masa depan," kata Maesyal.

Ia mengapresiasi Balai Adat Balaraja, panitia, serta seluruh masyarakat yang menggagas kegiatan ini. Bupati berharap lembaga adat tersebut terus berkembang menjadi rumah bersama untuk pendidikan karakter dan penguatan persaudaraan.

Harapan Pemerintah untuk Ekonomi Lokal

Pemerintah Kabupaten Tangerang menaruh harapan besar pada ajang ini sebagai momentum promosi potensi daerah. Seni budaya, produk UMKM, hingga kreativitas anak muda diharapkan mampu menarik minat lebih banyak pengunjung dari luar daerah.

"Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi Balaraja, mulai dari seni budaya, kuliner, produk UMKM, kreativitas anak muda, hingga berbagai potensi ekonomi masyarakat," harapnya.

Di akhir sambutannya, Maesyal mengajak warga menjaga semangat gotong royong untuk menyukseskan pembangunan daerah. "Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dan kegotongroyongan ini. Mari kita terus bergerak bersama menuju Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," ajaknya.

Sumber: bantensatu.co

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks