Pencarian

Doulos Hope Berlabuh di Tanjung Priok, Pameran 2.000 Buku di Atas Kapal

Rabu, 07 Oktober 2026 • 10:22:02 WIB
Doulos Hope Berlabuh di Tanjung Priok, Pameran 2.000 Buku di Atas Kapal
Kapal MV Doulos Hope bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk menggelar pameran buku terapung.

LINKARFAKTA.COM — MV Doulos Hope kembali berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah hampir empat dekade, membawa lebih dari 2.000 judul buku internasional yang bisa dibeli langsung di atas kapal. Pameran buku terapung ini terbuka untuk pengunjung hingga 11 Oktober 2026, dengan harga buku mulai Rp12.500 hingga Rp500.000. Pemandangan laut lepas Jakarta dari dek kapal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang bersama keluarga.

MV Doulos Hope bukan kapal biasa. Kapal yang berkeliling dunia ini membuka pameran buku di atas deknya, menghadirkan pengalaman berburu buku yang tidak ditemui di toko buku mana pun. Lokasinya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan bisa dikunjungi siapa saja selama periode sandar.

Daya Tarik Utama: Buku Internasional dengan Harga Terjangkau

Koleksi yang dijual mencakup berbagai kategori, mulai dari fiksi, nonfiksi, bisnis, cerita anak, hingga buku kepemimpinan. Sebagian besar merupakan buku impor berbahasa Inggris yang biasanya dijual mahal di toko buku dalam negeri.

Staf Persiapan dan Promosi Doulos Hope, Magdalena, menyebut tujuan kedatangan mereka memang untuk membawa buku yang mudah diakses.

"Kedatangan kami untuk berbagi buku kepada wisatawan, membawa buku yang mudah diakses, terutama karena kami telah belajar bahwa buku penting di Indonesia sangat mahal. Di sini, ada banyak buku penting yang mudah ditemui. Kami sangat senang orang-orang menikmatinya," ujar Magdalena.

Pengunjung bisa membeli buku impor dengan banderol mulai Rp12.500 hingga Rp500.000. Bagi keluarga yang ingin mengenalkan bahasa Inggris kepada anak, koleksi buku anak menjadi incaran utama.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Berburu buku impor di atas kapal sambil menikmati pemandangan laut lepas Jakarta
  • Memilih buku anak untuk sarana edukasi bahasa Inggris
  • Mengajak anak mengenal konsep perpustakaan dan toko buku yang berpindah tempat
  • Berfoto dengan latar dek kapal dan perairan Tanjung Priok

Cara Menuju Lokasi

Kapal bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Akses bisa ditempuh dari berbagai titik di Jakarta, termasuk dari Cakung, Bekasi, dan Jakarta Utara. Pengunjung disarankan mengecek rute dan pintu masuk resmi ke area pelabuhan sebelum berangkat, karena kawasan ini memiliki aturan akses tersendiri.

Tiket Masuk & Jam Operasional

Pameran buku di MV Doulos Hope dapat dikunjungi hingga 11 Oktober 2026. Informasi terkini soal jam buka dan tiket masuk dapat dikonfirmasi langsung melalui kanal resmi Doulos Hope atau dinas pariwisata setempat.

Tips Berkunjung

Datang lebih awal untuk menghindari antrean, terutama di akhir pekan. Bawa tas belanja sendiri karena buku yang dibeli bisa cukup banyak. Untuk keluarga dengan anak, siapkan daftar buku yang ingin dicari agar waktu di atas kapal lebih efisien. Kapal ini stabil dan tidak bergoyang, jadi pengunjung yang belum terbiasa naik kapal tetap bisa nyaman memilih buku.

Hari, pengunjung dari Bekasi yang datang bersama anaknya, mengaku sensasi naik kapal kali ini berbeda.

"Kita liat menarik sih ya, dari sisi tempatnya terutama ini kan kapal. Ini jadi pengalaman baru kita di kapal sambil nyari buku," kata Hari.

Dey, yang datang dari Jakarta bersama dua anaknya, menyoroti nilai edukasi pameran ini.

"Saya penasaran mau liat, tapi ketika ke sini banyak buku-buku bagus ya ternyata. Menyenangkan ya, maksudnya, ini jadi tempat buat anak-anak kita edukasi. Bisa baca, bisa juga mereka mempraktikkan bahasa Inggris mereka," kata Dey.

Irma dari Jakarta Utara menilai harga buku di Doulos Hope cukup bersaing. "Kita juga banyak tau buku-bukunya itu sebenarnya murah-murah juga ya. Maksudnya untuk kategori bahasa Inggris gitu ya. Karena kan biasanya di atas 200 ribu ke atas. Ini buku tebal aja udah bisa 200 ribuan aja gitu. Cukup worth it sih menurut saya untuk beli buku anak-anak terutama," ujarnya.

Anto, yang datang dari Cakung bersama istri dan anaknya, melihat kunjungan ini sebagai cara mengenalkan buku dari sudut pandang berbeda. "Pengalaman baru sih, pameran buku di kapal, apalagi dia keliling dunia kan ini kapalnya. Buat kenalin ke anak kalau buku tuh gak cuma ada di gedung, jadi ada juga buku yang bisa ditemui di kapal gini," kata Anto.

Luangkan waktu sekitar satu hingga dua jam untuk menjelajahi seluruh koleksi dan memilih buku bersama keluarga. Pengalaman ini cocok untuk wisata edukasi akhir pekan, terutama bagi orang tua yang ingin anaknya akrab dengan buku berbahasa Inggris tanpa harus keluar biaya besar.

Sumber: travel.detik.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks