Pencarian

DPRD Kotim Dorong Kebijakan Adaptif Antisipasi Bencana Berbasis Data BMKG

Jumat, 04 September 2026 • 16:01:31 WIB
DPRD Kotim Dorong Kebijakan Adaptif Antisipasi Bencana Berbasis Data BMKG
Cuaca ekstrem dan dampaknya menjadi perhatian dalam rapat koordinasi DPRD Kotim bersama BMKG.
II Muhammad Kurniawan Anwar menegaskan informasi cuaca tidak boleh berhenti sebagai laporan, melainkan harus diterjemahkan menjadi kesiapan lapangan untuk melindungi warga. Ia juga mengingatkan perubahan iklim berdampak pada ketersediaan air, pertanian, kesehatan, hingga kebakaran hutan dan lahan. ISI:

DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendorong pemerintah daerah menyusun kebijakan adaptif berbasis data dan analisis cuaca BMKG. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

"Data BMKG ini jangan berhenti sebagai informasi cuaca. Harus diterjemahkan menjadi kebijakan dan kesiapan lapangan, karena yang kita lindungi adalah masyarakat," kata Sekretaris Komisi II DPRD Kotim Muhammad Kurniawan Anwar di Sampit, Jumat.

Kurniawan menjelaskan, informasi cuaca krusial bagi pemerintah daerah. Dampak perubahan cuaca tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketersediaan air, pertanian, kesehatan masyarakat, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pemaparan BMKG, El Nino pada 2026 berada pada intensitas sangat kuat dan diperkirakan masih bertahan hingga awal 2027. Puncak musim kemarau di Kalimantan Tengah diprediksi

Sumber: sulteng.antaranews.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks