Pencarian

Uji Coba di Banjarbaru, Suntik Cairan MES ke Gambut Turunkan Suhu Bara Karhutla dari 120 ke 30 Derajat

Jumat, 04 September 2026 • 16:26:01 WIB
Uji Coba di Banjarbaru, Suntik Cairan MES ke Gambut Turunkan Suhu Bara Karhutla dari 120 ke 30 Derajat
Petugas menyuntikkan cairan MES ke lapisan gambut saat uji coba penanganan karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

BANJARBARU — Suntikan cairan Methyl Ester Sulfonate (MES) yang dikembangkan Polda Kalimantan Selatan terbukti manjur melumpuhkan bara api di lapisan gambut. Pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan suhu tanah turun drastis dari sekitar 120 derajat Celsius menjadi 30 derajat Celsius setelah proses injeksi berlangsung sekitar satu menit.

Uji coba yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan itu menyasar titik karhutla di lahan gambut yang selama ini menjadi masalah pelik. Api yang membakar di bawah permukaan kerap memantik kembali kebakaran di atas tanah meski sudah dinyatakan padam.

Mengapa Air Biasa Gagal Padamkan Bara Gambut?

Bara di lapisan gambut memiliki karakteristik yang berbeda dari kebakaran permukaan. Air yang disiram dari atas hanya membasahi bagian dangkal dan sulit menembus lapisan tanah yang tebal serta kering.

Untuk menjawab tantangan itu, Bidlabfor Polda Kalsel menyiapkan pipa undercooling yang ditancapkan menembus lapisan gambut. Cairan MES lalu diinjeksikan langsung ke titik panas yang menjadi sumber api.

Cairan berbasis minyak nabati ini dirancang memiliki daya penetrasi lebih cepat ke dalam struktur gambut dibandingkan air biasa. Setelah bagian dasar dilumpuhkan, penyemprotan di permukaan tetap dilakukan untuk membasahi vegetasi kering agar api tidak kembali menyala.

Hasil Uji Coba Tuai Apresiasi Pemprov Kalsel

Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin yang turut meninjau langsung proses uji coba menyampaikan apresiasinya. Ia berharap inovasi dari jajaran kepolisian ini terus dikembangkan untuk mempercepat penanganan karhutla, khususnya di kawasan gambut yang tersebar di sejumlah kabupaten.

Keberhasilan uji coba ini dinilai strategis karena kebakaran lahan gambut kerap melumpuhkan aktivitas warga lewat kabut asap. Penanganan yang cepat dan tepat menjadi kunci untuk menekan dampak kesehatan serta kerugian ekonomi masyarakat.

Produksi Massal dan Standarisasi Peralatan

Pasca-uji coba, Bidlabfor Polda Kalsel diagendakan memproduksi cairan MES dalam jumlah lebih besar. Sistem pipa undercooling yang digunakan juga akan distandarkan agar metode ini bisa dipakai lebih luas di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Dengan standarisasi tersebut, penanganan karhutla tidak lagi hanya mengandalkan cara konvensional yang kerap memakan waktu. Titik-titik bara di kedalaman gambut yang sebelumnya sulit dijangkau kini punya penanganan yang lebih terukur.

Sumber: rri.co.id

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks