Pencarian

Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Pemkab OKU Timur Terjunkan Tim Penyuluh Mabes TNI Sampai ke Desa-desa

Jumat, 04 September 2026 • 15:16:01 WIB
Antisipasi Karhutla Saat Kemarau, Pemkab OKU Timur Terjunkan Tim Penyuluh Mabes TNI Sampai ke Desa-desa
Tim penyuluh Mabes TNI diterjunkan ke desa-desa di OKU Timur untuk mengedukasi masyarakat soal pencegahan karhutla.

MARTAPURA — Pemkab OKU Timur tidak hanya mengandalkan patroli rutin dalam menekan risiko karhutla. Kali ini, tim penyuluh dari Mabes TNI diterjunkan langsung untuk mengedukasi masyarakat di desa-desa agar menghentikan kebiasaan membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.

"Upaya pencegahan karhutla di OKU Timur diperkuat melalui penyuluhan kepada masyarakat oleh tim penyuluh dari Mabes TNI," kata Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah dalam keterangan yang diterima di Palembang, Kamis.

Instruksi Presiden yang Kini Menyasar ke Tingkat Kampung

Kehadiran tim penyuluh ini bukan tanpa dasar. Kolonel Udara Binsar Simorangkir menjelaskan, penugasan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Palembang beberapa waktu lalu.

Alih-alih hanya berhenti di tingkat kabupaten, tim ini nantinya bergerak ke desa-desa untuk bertemu langsung dengan petani dan pemilik lahan. Pendekatan tatap muka ini dinilai lebih efektif ketimbang sekadar memasang imbauan atau spanduk larangan.

Embung Jadi Andalan Antisipasi Kekeringan

Selain persoalan api, Bupati Lanosin turut menyoroti ancaman kekeringan yang kerap menyertai kemarau panjang. Ia mendorong pembangunan embung sebagai solusi ganda: sumber cadangan air saat musim kering sekaligus penampung air ketika hujan tiba.

"Intinya Pemkab OKU Timur siap mendampingi dan berkoordinasi dengan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dalam mendukung upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi karhutla," ucap Bupati Lanosin.

Koordinasi Dini untuk Menekan Titik Api

Lanosin menilai edukasi merupakan bagian penting dari langkah pra-bencana. Dengan penyuluhan sejak dini, potensi kebakaran diharapkan bisa ditekan seminimal mungkin sebelum api sempat menyebar luas.

Melalui koordinasi yang melibatkan aparat militer dan pemerintah daerah, kesiapsiagaan warga OKU Timur menghadapi musim kering pun diharapkan meningkat. Ini menjadi langkah preventif agar kabupaten yang berbatasan langsung dengan sejumlah sentra pertanian itu tidak masuk dalam daftar daerah dengan titik panas tertinggi di Sumatera Selatan.

Sumber: sumsel.antaranews.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks