Pencarian

Dinkes Riau Catat 445 Kasus ISPA di 4 Daerah Akibat Kabut Asap, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas Penanganan

Rabu, 26 Agustus 2026 • 03:26:32 WIB
Dinkes Riau Catat 445 Kasus ISPA di 4 Daerah Akibat Kabut Asap, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas Penanganan
Petugas kesehatan memeriksa kondisi ibu hamil di puskesmas terdampak kabut asap di Riau.

PEKANBARU — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan. Selain memantau perkembangan kasus ISPA, pemerintah kini memetakan warga rentan yang paling berisiko mengalami gangguan kesehatan.

Kepala Dinkes Riau, Zulkifli, menyebut koordinasi intensif tengah dilakukan dengan jajaran kesehatan di kabupaten/kota. Perhatian khusus diarahkan pada ibu hamil, bayi, lansia, serta warga dengan riwayat penyakit pernapasan yang tinggal di wilayah terdampak asap pekat.

Pemetaan Warga Rentan di Pelalawan Jadi Prioritas

Salah satu wilayah yang menjadi fokus utama adalah Kabupaten Pelalawan. Dinkes Riau bersama jajaran kesehatan setempat tengah mendata ibu hamil dan bayi yang membutuhkan dukungan tambahan.

"Kami sudah kontak dengan Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan untuk memetakan ibu hamil, bayi dan kelompok rentan yang terdampak kabut asap. Kami akan support asupan makanan tambahan dan vitamin," kata Zulkifli, Selasa (25/8/2026).

Data Kasus Harian: Pekanbaru Tertinggi, Siak Terpantau

Berdasarkan catatan harian Dinkes Riau, lonjakan kasus paling signifikan terjadi pada 19 Agustus dengan 211 kasus di empat daerah. Angka ini kemudian berfluktuasi menjadi 71 kasus pada 20 Agustus, 108 kasus pada 21 Agustus, dan 55 kasus pada 22 Agustus.

Pekanbaru menyumbang angka terbanyak dengan rincian 97 kasus pada 19 Agustus, 20 kasus pada 20 Agustus, 47 kasus pada 21 Agustus, dan 13 kasus pada 22 Agustus. Sementara itu, Kampar mencatatkan 48 kasus di hari pertama pemantauan, disusul Pelalawan dengan 44 kasus, dan Siak dengan 22 kasus.

Secara kumulatif, data Kementerian Kesehatan hingga 21 Agustus 2026 mencatat total 1.948 kasus ISPA di Riau. Selain itu, terdapat pula 43 kasus asma, 36 kasus iritasi kulit, dan 16 kasus konjungtivitis yang dilaporkan selama periode yang sama.

Puskesmas Siagakan Oksigen untuk Pertolongan Pertama

Meski angka kasus belum menunjukkan peningkatan yang signifikan, Dinkes Riau tetap mengedepankan langkah pencegahan. Seluruh puskesmas diinstruksikan menyiagakan tim layanan kegawatdaruratan dan memastikan ketersediaan oksigen.

"Di Puskesmas sudah ada tim layanan emergency. Oksigen juga sudah disiapkan dan distandby-kan sebagai pertolongan pertama bagi pasien yang mengalami sesak napas," ujar Zulkifli.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan wajib menggunakan masker apabila terpaksa keluar rumah. Dinkes juga mengingatkan warga untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan mengurangi ventilasi yang memungkinkan asap masuk.

Kelompok rentan diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga asupan cairan dan mengonsumsi makanan bergizi. Warga yang mengalami keluhan seperti sesak napas, mata perih, atau mual diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sumber: metroriau.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks