JAKARTA, LINKARFAKTA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan dibuka melemah 11,25 poin atau 0,17% ke level 6.532,66 pada perdagangan Senin pagi pukul 09.00 WIB. Di tengah tekanan itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) justru memimpin penguatan kelompok LQ45.
Sebanyak 247 saham naik, 182 saham turun, dan 268 saham stagnan pada pembukaan perdagangan pagi ini. Total volume perdagangan mencapai 1,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp814,12 miliar.
Pelemahan indeks terjadi setelah penutupan Jumat, 11 September 2026, yang terkoreksi 0,73% ke level 6.541. Tekanan jual masih didominasi kekhawatiran investor terhadap lonjakan harga minyak dunia.
Sektor Barang Baku Tertekan Paling Dalam
Hanya tiga indeks sektoral yang berada di zona hijau pagi ini. Sektor perindustrian naik 0,27%, sektor barang konsumen non-siklikal naik 0,12%, dan sektor properti naik tipis 0,01%.
Sementara delapan sektor lainnya di zona merah. Pelemahan terdalam terjadi di sektor barang baku yang turun 1,55%, disusul sektor transportasi turun 1%, dan sektor infrastruktur turun 0,88%.
AMMN, MEDC, dan UNTR Pimpin Penguatan LQ45
Di jajaran top gainers LQ45 pagi ini, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menempati posisi teratas. Menyusul di belakangnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Ketiganya bergerak berlawanan arah dengan mayoritas saham di indeks acuan tersebut. Penguatan saham-saham energi dan industri ini menjadi penopang terbatas di tengah tekanan pasar yang lebih luas.
MDKA, ANTM, dan NCKL di Zona Merah
Sebaliknya, tiga saham yang menempati posisi top losers LQ45 pagi ini adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Antam (Persero) Tbk (ANTM), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Dua dari tiga saham tersebut berasal dari sektor tambang dan logam, sejalan dengan pelemahan sektor barang baku yang menjadi sektor paling tertekan pagi ini.
Level Support dan Resistance IHSG
Secara teknikal, level support IHSG saat ini berada di 6.448 dan 6.318. Sementara level resistance berada di 6.633 dan 6.705.
Pergerakan pagi ini masih berlangsung, dengan pelaku pasar mencermati perkembangan harga minyak dunia yang menjadi pemicu utama koreksi sejak pekan lalu.
Data IHSG Pukul 09.00 WIB, Senin 14 September 2026
| Level | 6.532,66 (melemah 11,25 poin / 0,17%) |
| Saham naik / turun / stagnan | 247 / 182 / 268 |
| Sektor hijau | Perindustrian +0,27%, Konsumen Non-Siklikal +0,12%, Properti +0,01% |
| Sektor merah terdalam | Barang Baku −1,55%, Transportasi −1%, Infrastruktur −0,88% |
| Volume & nilai transaksi | 1,61 miliar saham, Rp814,12 miliar |
| Top gainers LQ45 | AMMN (Amman Mineral), MEDC (Medco Energi), UNTR (United Tractors) |
| Top losers LQ45 | MDKA (Merdeka Copper Gold), ANTM (Antam), NCKL (Trimegah Bangun Persada) |
| Penutupan Jumat (11/9) | 6.541 (melemah 0,73%) |
Data pergerakan pasar bersifat dinamis dan dapat berubah sepanjang sesi perdagangan. Bukan rekomendasi investasi.