Pencarian

Chelsea Tahan Imbang Lyon 0-0 di Liga Champions, Hampton Jadi Penyelamat

Kamis, 01 Oktober 2026 • 05:02:02 WIB
Chelsea Tahan Imbang Lyon 0-0 di Liga Champions, Hampton Jadi Penyelamat
Kiper Chelsea, Hannah Hampton, melakukan penyelamatan krusial dalam laga imbang 0-0 melawan Olympique Lyonnais di Liga Champions.

LINKARFAKTA.COM — Chelsea memetik satu poin berharga di Liga Champions usai bermain imbang 0-0 melawan Olympique Lyonnais, pada laga yang menandai kembalinya pelatih Sonia Bompastor ke markas mantan timnya. Kiper Hannah Hampton menjadi pahlawan lewat penyelamatan krusial dari Salma Paralluelo, sementara Chelsea harus berjuang keras menahan gempuran tuan rumah sepanjang pertandingan.

Laga di kandang Olympique Lyonnais berjalan ketat sejak awal. Chelsea tampil disiplin meski menghadapi tekanan dari tim yang mencetak delapan gol di laga pembuka fase liga kontra Servette, dan selalu mencetak minimal tujuh gol di empat pertandingan sebelumnya musim ini.

Penyelamatan Hampton Selamatkan Chelsea di Babak Pertama

Gempuran tuan rumah datang cepat. Hampton dipaksa bekerja keras pada menit ke-20 untuk menepis tembakan tajam Paralluelo. Beberapa menit berselang, Melchie Dumornay melepas sepakan keras yang masih melebar tipis dari tiang gawang.

Veerle Buurman juga tampil sigap dengan tekel penyelamatan untuk menghalau upaya Marie-Antoinette Katoto dari dalam kotak penalti. Chelsea memang lebih banyak menguasai bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Lexi Potter Tampil Matang di Panggung Eropa

Gelandang muda Lexi Potter, yang baru menerima panggilan pertama ke tim nasional Inggris, tampil tenang dalam duel fisik di lini tengah. Bersama Keira Walsh, pemain berusia 20 tahun itu membantu Chelsea menjaga kontrol permainan di hadapan juara Eropa delapan kali tersebut.

Melvine Malard, yang menghadapi mantan klubnya, beberapa kali merepotkan lini belakang Lyon dengan pergerakan cepatnya. Namun babak pertama berjalan tanpa gol, dengan kedua tim saling menetralkan.

Drama Penalti dan Keputusan VAR yang Diprotes

Babak kedua berjalan lebih hidup. Chelsea sempat mengklaim penalti ketika Sjoeke Nüsken dijatuhkan Tarciane di tiang jauh, tetapi setelah pemeriksaan monitor, Lucy Bronze dinilai berada dalam posisi offside dan mengganggu jalannya permainan. Tarciane tetap mendapat kartu kuning.

Bompastor memasukkan Lauren James untuk menggantikan Malard, sementara Lyon menghadirkan pemenang Ballon d'Or, Ada Hegerberg. Pada menit ke-72, Paralluelo mencetak gol ke sudut bawah gawang, tetapi bendera offside diangkat.

Kontroversi memuncak beberapa menit kemudian. Chelsea awalnya diberi penalti atas pelanggaran Damaris Egurrola terhadap James, namun keputusan itu dibatalkan setelah tinjauan VAR. Wasit menilai James yang melakukan kontak lebih dulu dengan Egurrola, meski gelandang Lyon itu tampak salah timing dalam tekelnya.

Peluang Emas di Menit Akhir

James mendapat peluang terbaik Chelsea di menit-menit akhir, tetapi tembakannya dari jarak dekat diblok kiper Maria Grohs. Di ujung laga, Hampton kembali menyelamatkan Chelsea dengan penyelamatan gemilang dari Hegerberg, sebelum Maika Hamano melebar tipis di masa injury time.

Hasil ini memberi Chelsea modal berharga dengan empat poin dari dua pertandingan fase liga. Bagi Bompastor, yang pernah menjuarai kompetisi ini bersama Lyon baik sebagai pemain maupun pelatih, satu poin di kandang mantan timnya menjadi bekal penting untuk laga-laga berikutnya.

Sumber: theguardian.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks