Pencarian

Tidak Ada Korban Jiwa, Kebakaran Bedeng di Denpasar Barat Hanguskan Belasan Motor

Rabu, 02 September 2026 • 18:02:31 WIB
Tidak Ada Korban Jiwa, Kebakaran Bedeng di Denpasar Barat Hanguskan Belasan Motor
Kebakaran melanda permukiman bedeng dan gudang rongsokan di Denpasar Barat, Bali, yang menghanguskan belasan unit sepeda motor dan dua unit mobil.

LINKARFAKTA.COMKebakaran besar yang melanda permukiman bedeng dan gudang rongsokan di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Bali, menghanguskan belasan kendaraan. Sebanyak 11 unit sepeda motor, tiga unit sepeda gayung, serta dua unit mobil hangus dilalap api. Peristiwa ini terjadi sejak Senin (31/8/2026) malam hingga api kembali membesar pada Selasa (1/9/2026) sore.

Kejar-kejaran Api di Tengah Tumpukan Rongsokan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, memperkirakan proses pemadaman bisa memakan waktu dua hingga tiga hari. Kendala utama di lapangan adalah masih banyaknya titik api yang tertimbun material di bawah tumpukan barang bekas. Dua unit ekskavator dikerahkan untuk membongkar puing-puing agar petugas bisa menjangkau api di lapisan terbawah.

"Sekarang kami menunggu alat berat ekskavator untuk menggaruk biar bisa (barang) yang di bawah itu naik dan kita semprot lagi. Kami masih menunggu alat berat, mudah-mudahan kalau alat beratnya cepat datang, kami bisa cepat tangani. Kurang lebih dua sampai tiga hari," ujar Tirana.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil rescue dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung dikerahkan. Api sempat padam pada dini hari setelah kejadian pertama, namun berkobar kembali pada Selasa (1/9/2026) pukul 15.13 WITA karena hembusan angin kencang. Titik api muncul di bagian barat lokasi dan merembet ke bangunan lain, termasuk dua rumah semi permanen milik Niman yang sebelumnya tidak terdampak.

Dugaan Pemicu dan Luas Area Terdampak

Polresta Denpasar masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang menduga api berasal dari kebocoran gas di salah satu bedeng sebelum merambat ke bangunan lain. Tumpukan barang rongsokan yang mudah terbakar mempercepat perambatan api ke seluruh kawasan.

"Muncul api dari salah satu bedeng. Di mana itu diperkirakan dari gas sehingga merembet ke bedeng-bedeng yang lain. Untuk sementara kita lakukan penyelidikan. Dan informasi sementara tidak ditemukan ada korban jiwa," kata Kombes Pol Leonardo David Simatupang.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menambahkan, luas permukiman yang terdampak mencapai tiga hektare. Rumah semi permanen beserta peralatan rumah tangga, surat-surat penting, dan barang elektronik milik para korban turut hangus.

Kerugian Warga dan Proses Penyelidikan

Petugas Damkarmat masih berupaya memadamkan api di sisa reruntuhan hingga Rabu (2/9/2026) pukul 00.50 WITA. Proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada api yang kembali menyala. Penyelidikan penyebab kebakaran dilakukan Polsek Denpasar Barat bersama Polresta Denpasar.

"Hingga saat ini petugas PMK Kota Denpasar masih melakukan upaya pemadaman di TKP dibantu oleh dua unit ekskavator untuk membongkar puing di TKP," kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Rabu (2/9/2026).

Tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini, namun warga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh isinya. Pemerintah Kota Denpasar bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat masih berjibaku memastikan api benar-benar padam total sebelum proses investigasi penyebab kebakaran berlanjut lebih dalam.

Sumber: liputan6.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks