Pencarian

Kisah Gracia Chandra Bangun UMKM Skincare Alami di Denpasar, dari Racikan Keluarga hingga Tembus Pasar Riau dan Kalimantan

Jumat, 28 Agustus 2026 • 03:22:31 WIB
Kisah Gracia Chandra Bangun UMKM Skincare Alami di Denpasar, dari Racikan Keluarga hingga Tembus Pasar Riau dan Kalimantan
Gracia Chandra, pendiri Gracious Project, menunjukkan produk perawatan tubuh berbahan alami di Denpasar, Bali, Kamis (27/8/2025).

DENPASAR — Berawal dari dapur keluarga untuk menciptakan produk perawatan tubuh berbasis nabati yang aman, Gracia Chandra kini memimpin Gracious Project, sebuah usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang produknya telah menembus pasar lintas pulau. Perempuan dengan latar belakang formulator ini memulai usahanya pada 2020, saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, dan perlahan racikannya mulai diminati masyarakat luas.

“Awal mulanya mau lebih mengedukasi untuk masyarakat juga, bagaimana caranya bisa memberikan dari bahan-bahan alami terdekat saja. Kita racik menjadi produk yang bagus untuk kesehatan,” kata Gracia saat ditemui di Gracious Project, Denpasar, Bali, Kamis (27/8).

Bahan Baku Lokal Bersertifikasi, dari Minyak Kelapa hingga Cocoa Butter

Seluruh produk Gracious Project mengandalkan bahan baku dari petani lokal di Bali dan Lombok. Gracia mencontohkan, body lotion produksinya tidak menggunakan mineral oil, melainkan murni minyak kelapa yang berasal dari kedua daerah tersebut. Bahan lain yang digunakan antara lain cocoa butter, minyak serai, dan minyak citronella.

Meski berasal dari petani lokal, Gracia memastikan seluruh bahan baku telah tersertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pihaknya juga menjamin para petani mitra memiliki sertifikasi sehingga kualitas bahan baku terjaga sesuai standar perizinan.

Harga Mulai Rp 25 Ribu hingga Pesanan Khusus untuk Hotel dan Vila

Untuk pasar ritel, produk Gracious Project dibanderol mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 150.000. Namun, usaha ini juga melayani segmen business-to-business (B2B) dengan skala produksi yang jauh lebih besar.

“Produksi hingga ratusan liter sesuai dengan pesanan. Kami juga ada pesanan B2B yang bekerja sama dengan vila atau hotel-hotel partner. Terus kami juga ada hair spa di sini, juga pakai untuk perawatan kami dan pelanggan online,” ungkap Gracia.

Strategi Digital: Andalkan Gratis Ongkir untuk Tembus Pasar Luar Bali

Dalam pemasaran, Gracious Project mengandalkan platform e-commerce, terutama Shopee. Gracia mengaku memanfaatkan berbagai fitur seperti iklan, Gratis Ongkir XTRA, Promo XTRA, Shopee Live, Shopee Video, dan Affiliate Marketing Solution untuk memperluas jangkauan pasar.

Menurut Gracia, program Gratis Ongkir XTRA menjadi kunci utama untuk menarik pembeli di luar Pulau Bali. Berkat program tersebut, produknya kerap dikirim hingga ke Riau dan Kalimantan tanpa biaya pengiriman alias Rp 0. Sementara untuk wilayah Bali, layanan pengiriman instan justru paling diminati pembeli.

“Kami anggap Shopee itu sebagai partner kami, sehingga kami bisa mengikuti program-program yang mereka sediakan untuk kami, itu merupakan fasilitas untuk kami juga. Kami coba ikuti sesuai dengan jadwalnya,” terang Gracia.

Target Besar: Dari Merek Lokal Menjadi Brand Nasional

Gracia menilai produknya diterima baik oleh pasar di Bali karena kesadaran masyarakat lokal terhadap gaya hidup go green dan keberlanjutan lingkungan semakin meningkat. Ia meyakini produk-produk Gracious Project menunjang kebutuhan kesehatan masyarakat.

“Harapannya, lebih banyak orang yang tahu dan merek kami boleh dianggap di nasional. Enggak cuma dari merek lokal saja, tetapi bisa dianggap nasional,” tutup Gracia.

Sumber: kumparan.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks