KOTA KEDIRI — Ratusan warga memadati Gedung Setya Santoso di Jalan A. Yani, Kelurahan Banjaran, sejak pagi. Mereka antre mengikuti bakti sosial kesehatan yang digelar Kodim 0809/Kediri, Rabu (26/8). Dari total 200 peserta, puluhan anak terdaftar untuk menjalani khitan gratis, sementara warga lainnya mendapatkan layanan pengobatan umum.
Dandim 0809/Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Menurutnya, akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi bersama oleh semua pemangku kepentingan di wilayah.
"Kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai stakeholder yang ada di wilayah," ujarnya dalam sambutan.
Metode Elektrokauter untuk Peserta Khitan
Para peserta khitan tidak ditangani secara asal-asalan. Tim dari Rumah Khitan diterjunkan untuk memastikan prosedur berjalan aman. Dr Taufan, perwakilan Rumah Khitan, menjelaskan bahwa metode yang digunakan adalah elektrokauter.
Teknik ini bekerja dengan cara memotong jaringan sekaligus membantu menghentikan perdarahan pada pembuluh darah. Metode ini dinilai lebih efektif dan meminimalkan risiko komplikasi dibanding metode konvensional.
Layanan Pengobatan Didukung RS DKT Kediri
Selain khitan, layanan pengobatan gratis juga disediakan bagi warga yang membutuhkan. Tenaga kesehatan dari Rumah Sakit DKT Kediri dikerahkan untuk melayani pemeriksaan dan pemberian obat kepada para peserta.
Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada layanan medis. Kodim 0809/Kediri berharap bakti sosial ini mampu meringankan beban ekonomi warga, terutama di tengah kebutuhan kesehatan yang terus meningkat.
Lewat kegiatan serupa, hubungan antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin erat. Sinergi ini menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.