SURABAYA — Warga Surabaya yang beraktivitas di luar ruangan pada Rabu (26/8/2026) disarankan menyiapkan diri menghadapi cuaca panas di siang hari. Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG, langit kota pahlawan akan didominasi awan tebal di pagi hari sebelum akhirnya matahari bersinar terik pada tengah hari.
Prakiraan ini penting bagi pekerja sektor informal, pedagang kaki lima, hingga pengendara motor yang setiap hari berhadapan langsung dengan kondisi cuaca. Suhu udara diperkirakan berada pada angka yang cukup tinggi, membuat aktivitas di luar gedung terasa gerah.
Potensi Hujan dan Arah Angin Sepanjang Hari
Meski pagi hari diselimuti awan, BMKG tidak menyebutkan adanya potensi hujan yang signifikan untuk wilayah Surabaya pada hari tersebut. Masyarakat tetap diimbau waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Kecepatan angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara menuju timur. Kondisi ini umum terjadi pada musim kemarau yang masih melanda sebagian besar wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya dan sekitarnya.
Waktu Terbaik Beraktivitas di Luar Ruangan
Bagi warga yang memiliki rencana berolahraga pagi atau sekadar berbelanja ke pasar tradisional, pagi hari menjadi momen paling nyaman. Cuaca yang berawan membuat sinar matahari tidak langsung menyengat kulit.
Memasuki siang hari, intensitas cahaya matahari akan meningkat signifikan. Suhu udara diprediksi mencapai puncaknya pada rentang pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, warga yang terpaksa keluar rumah sebaiknya menggunakan pelindung seperti topi atau tabir surya.
Menjelang sore, kondisi cuaca diperkirakan masih cerah berawan sebelum akhirnya berangsur normal saat malam tiba. Suhu udara akan berangsur turun, memberikan sedikit kesejukan setelah seharian diterpa panas.
Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Sekitar Surabaya
Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di sejumlah kota penyangga seperti Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan. Pola cuaca yang hampir identik ini disebabkan oleh kondisi atmosfer regional yang relatif stabil.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Pembaruan informasi biasanya dilakukan setiap tiga jam sekali atau ketika terjadi perubahan kondisi atmosfer yang signifikan.
Untuk Rabu pekan ini, warga tidak perlu khawatir akan adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir atau angin kencang. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan terutama bagi nelayan atau pekerja laut yang beraktivitas di perairan Selat Madura.