Pencarian

Garuda Pertiwi Kalah dari Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup, Tetap Bawa Pulang Dua Penghargaan Individu

Senin, 24 Agustus 2026 • 04:05:31 WIB
Garuda Pertiwi Kalah dari Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup, Tetap Bawa Pulang Dua Penghargaan Individu
Garuda Pertiwi harus mengakui keunggulan Thailand di partai final Srikandi Merdeka Cup, namun tetap membawa pulang dua penghargaan individu.

LINKARFAKTA.COM — Gol tunggal Kawinthida Kikuntod menjadi pembeda di partai puncak. Kekalahan ini memang menghentikan laju Garuda Pertiwi, namun perjalanan mereka sepanjang kejuaraan layak diapresiasi. Dari total enam pertandingan, pasukan Timo Scheunemann hanya kebobolan satu kali—sebuah bukti solidnya lini pertahanan yang dibangun sejak fase grup.

Kegagalan meraih gelar juara tidak mengurangi optimisme jajaran federasi. Ketua Umum Exco PSSI, Vivin Cahyani, menilai perkembangan mental para pemain muda menjadi catatan paling positif dari turnamen yang diikuti tujuh negara Asia ini.

"Peningkatan kualitas mental terlihat jelas ketika para srikandi muda melangkah ke lapangan tanpa rasa gugup saat bertemu dengan negara-negara raksasa Asia," ujar Vivin.

Program Pembinaan Berjenjang Diklaim Berbuah Hasil

Vivin menambahkan, kolaborasi Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui program Women Soccer Trilogy menjadi kunci akselerasi perkembangan para atlet muda. Pemusatan latihan intensif serta kesempatan bertanding melawan lawan internasional disebutnya mampu mematangkan kemampuan teknis dan psikologis pemain.

"Keberhasilan program ini terbukti mampu mengakselerasi mental tanding mereka," sambungnya.

Senada dengan itu, Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, menyoroti antusiasme luar biasa masyarakat Kudus yang memenuhi tribun sepanjang turnamen. Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf karena kapasitas stadion tidak mampu menampung seluruh penonton yang ingin hadir.

Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara Jadi Fondasi Tim Senior

Teddy meyakini penampilan Garuda Pertiwi bersama tim Putri Nusantara di ajang ini menjadi fondasi kuat bagi masa depan sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, regenerasi yang berjalan dari level akar rumput seperti MilkLife Soccer Challenge hingga Hydroplus Soccer League akan membentuk tulang punggung timnas senior di kemudian hari.

"Kami sangat optimistis bahwa apa yang sudah dilakukan akan menjadi pondasi yang kuat untuk timnas senior putri di Indonesia," kata Teddy.

Selain status runner-up, Garuda Pertiwi membawa pulang dua penghargaan individu. Penjaga gawang Alleana Ayu Arumy dinobatkan sebagai kiper terbaik, sementara timnya juga menerima penghargaan Fair Play. Sementara itu, gelar pemain terbaik diraih Kawinthida Kikuntod dari Thailand dan pencetak gol terbanyak jatuh kepada Lim You dari Malaysia dengan koleksi delapan gol.

Sumber: sport.detik.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks