Pencarian

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Buka Suara soal Mural “The Glory Land” Tertimpa, Tegaskan Pemkot Tak Terlibat

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 15:46:31 WIB
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Buka Suara soal Mural “The Glory Land” Tertimpa, Tegaskan Pemkot Tak Terlibat
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa Pemerintah Kota Malang tidak terlibat dalam penimpaan mural "Malang The Glory Land" yang dilakukan oleh komunitas penyelenggara Festival Mbois.

KOTA MALANG — Wali Kota Malang Wahyu Hidayat angkat bicara soal polemik penimpaan mural ikonik “Malang The Glory Land” yang memicu reaksi luas dari masyarakat dan pegiat seni. Wahyu menyatakan bahwa festival yang menaungi aksi penimpaan tersebut merupakan agenda mandiri komunitas, bukan bagian dari program resmi pemerintah daerah.

“Itu kan komunitas yang menyelenggarakan. Jadi kami dari Pemerintah Kota Malang tidak terlibat langsung terkait dengan ini,” ujar Wahyu di sela kegiatannya, Sabtu (22/8/2026).

Pemkot Hanya Beri Dukungan Moral, Bukan Penyelenggara

Wahyu menjelaskan, Festival Mbois yang kini memasuki edisi ke-11 itu digagas dan dijalankan secara independen oleh Malang Creative Fusion (MCF). Peran Pemkot Malang disebutnya hanya sebatas pemberi semangat dan dukungan moral terhadap keberlangsungan acara.

“Kita hanya menyemangati, ‘oke, melaksanakan Festival Mbois, silakan’. Jadi tidak ada kaitannya langsung,” tuturnya menegaskan.

Penimpaan Mendadak, Pemkot Baru Tahu Setelah Terjadi

Meski tidak terlibat, Wahyu mengaku menyayangkan insiden penimpaan yang menimpa mural karya Sam Nyek yang telah menghiasi sudut Kota Malang sejak 2016 itu. Ia menilai karya tersebut memiliki nilai historis dan telah menjadi bagian dari ruang publik yang melekat di masyarakat.

Wahyu menyebut pihaknya tidak memiliki informasi sama sekali mengenai rencana penimpaan tersebut. Aksi menimpa mural dinilai dilakukan secara tiba-tiba oleh panitia penyelenggara.

“Mereka kan tiba-tiba melakukan. Kami tidak mengetahui secara langsung. Setelah ini ya kita sayangkan,” sebutnya.

Menteri Hadir atas Undangan ICCN, Bukan Pemkot

Dalam kesempatan itu, Wahyu juga meluruskan kehadiran Menteri dalam rangkaian Festival Mbois 11. Ia menegaskan bahwa kedatangan pejabat tersebut bukan karena diundang oleh Pemkot Malang, melainkan atas undangan dari Indonesia Creative Cities Network (ICCN).

“Jadi kedatangan Pak Menteri di sini memang undangan dari ICCN, bukan undangan dari Pemerintah Kota Malang. Tapi karena ada Pak Menteri datang, saya harus mendampingi,” jelasnya.

Terkait Pembatalan Band Lokal, Wali Kota Klaim Tak Ada Laporan

Menanggapi kabar sejumlah band lokal yang memilih mundur sebagai bentuk protes atas penimpaan mural, Wahyu mengaku belum menerima informasi resmi. Ia menegaskan tidak ada laporan yang masuk ke meja Pemkot Malang mengenai pengunduran diri peserta festival.

“Oh, tidak ada. Tidak ada laporan apa-apa, karena ini sudah murni dari mereka,” pungkasnya.

Sebagai informasi, mural “Malang The Glory Land” sempat ditimpa dengan mural “Malang Menyala Bersama” yang memicu kritik publik. Dalam waktu singkat, mural baru tersebut dihapus dan dinding ditutup cat biru. Kini, sebuah banner terpasang di lokasi yang menyatakan mural karya Sam Nyek akan dikembalikan atau ditulis ulang.

Sumber: malangraya.blok-a.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks