Pencarian

Karhutla Hanguskan Hampir 5 Hektare Lahan di Distrik Tanah Miring, Polisi Merauke Selidiki Asal Api

Senin, 07 September 2026 • 15:16:01 WIB
Karhutla Hanguskan Hampir 5 Hektare Lahan di Distrik Tanah Miring, Polisi Merauke Selidiki Asal Api
Petugas gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan.

MERAUKE — Kebakaran hutan dan lahan melanda sejumlah titik di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan dalam beberapa hari terakhir. Area terluas yang terbakar berada di wilayah Distrik Tanah Miring dengan cakupan mencapai sekitar empat hingga hampir lima hektare.

Kepolisian bersama aparat TNI dan warga bergerak memadamkan api yang bermunculan di beberapa distrik agar tidak merambat ke permukiman maupun fasilitas umum.

Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre MSB mengonfirmasi bahwa titik api tersebar di Kampung Yanggandur Distrik Sota, Distrik Tanah Miring, Distrik Jagebob, dan Distrik Elikobel.

“Penyebabnya masih kita selidiki. Sejauh ini kepolisian dan TNI dibantu warga berhasil memadamkan api,” kata Andre saat ditemui di Merauke, Senin (7/9/2026).

Titik Api Merembet di Belakang Permukiman dan Musala

Peristiwa kebakaran lahan di Kampung Yaba Maru, Distrik Tanah Miring terjadi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 08.59 WIT. Api menghanguskan hamparan alang-alang seluas kurang lebih satu hektare.

Asal kobaran api di Yaba Maru diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah di area permukiman. Hembusan angin kencang serta sengatan cuaca panas membuat api cepat merambat ke lahan kosong di belakang rumah warga.

Petugas gabungan dari Polsek Tanah Miring, pemadam kebakaran, serta personel Kodam XXIV/Mandala Trikora bersama warga mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Api akhirnya terkendali sekitar pukul 10.40 WIT tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan rumah warga.

Masih pada hari yang sama sekitar pukul 10.30 WIT, api berkobar di Distrik Elikobel. Anggota Polsek Elikobel bersama warga Kampung Bupul memadamkan si jago merah setelah melihat titik api menyala di dekat musala.

Lalapan api sempat merembet ke kawasan hutan di belakang rumah warga, area sekitar Kantor Distrik Elikobel, hingga mengarah ke lahan sawit milik PT APM. Petugas berhasil memadamkan api di sekitar Mapolsek Elikobel pada pukul 14.00 WIT, sementara jalur api menuju area sawit terus dipantau.

Penyisiran Malam Hari di Ruas Wasur Menuju Sota

Kebakaran lahan juga merambah Kampung Yanggandur di Distrik Sota pada Sabtu (5/9/2026) malam. Petugas menyisir Jalan Wasur-Yanggandur dan menemukan titik kebakaran sekitar pukul 21.15 WIT.

Sebanyak lima personel Sat Samapta Polres Merauke dan 15 personel Kodim 1707/Merauke terjun ke lokasi dengan bantuan satu unit mobil pemadam TNI AD. Kerja keras tim membuahkan hasil hingga api padam total pada pukul 21.51 WIT.

Ipda Andre menyebut proses pemadaman karhutla mengandalkan kerja sama terpadu TNI, Polri, dan warga sipil. Peralatan operasional seperti mobil pemadam hingga water cannon Brimob turut dikerahkan ke lapangan.

Penyelidikan saat ini mendalami kemungkinan faktor alam maupun kelalaian aktivitas manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau menyulut sampah saat cuaca terik.

“Kami imbau kepada masyarakat agar jangan membakar sampah sembarangan. Puntung rokok juga jangan dibuang sembarangan karena bisa menyebabkan kebakaran lahan,” ucapnya.

Andre mengingatkan masyarakat untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kepulan asap atau titik api baru agar penanganan dini bisa langsung dilakukan.

Sumber: jubi.id

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks