WAY KANAN — Fasilitas operasional di tingkat kepolisian sektor Kabupaten Way Kanan mendapat penambahan sarana teknologi dan armada pemadam kebakaran. Distribusi logistik ini menyasar percepatan laporan pelayanan warga sekaligus penguatan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penyaluran logistik bersumber dari Biro Logistik Polda Lampung dan diserahkan langsung oleh pimpinan kepolisian setempat kepada para kapolsek. Penyerahan materiil mengacu pada Berita Acara Penyerahan Materiil serta Surat Perintah Pengeluaran Materiil (SPPM) demi memastikan akuntabilitas aset dinas.
Apel penyerahan sarana dinas tersebut dipimpin langsung Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona, dihadiri jajaran pejabat utama, Wakapolres Way Kanan Kompol Martono, personel Bagian Logistik, hingga perwakilan polsek penerima bantuan.
Fasilitas Komputer untuk Efektivitas Layanan Masyarakat
Pembaruan perangkat kerja diarahkan untuk mempercepat proses administrasi kepolisian di wilayah hukum Way Kanan. Setiap polsek menerima alokasi komputer multifungsi guna memperlancar akses dokumen dan laporan masyarakat.
“Jadi pagi hari ini, kita dari Polres Way Kanan berkesempatan untuk membagikan peralatan pendukung operasional yang kemarin sudah kita terima dari Polda Lampung. Sejumlah 12 perangkat unit PC All-in-One (AIO) dan printer Epson L121 ini, untuk mendukung pelaksanaan pelayanan Kepolisian kepada warga masyarakat di Kabupaten Way Kanan," kata AKBP Ramadhona.
Penguatan perangkat teknologi ini ditujukan agar para petugas di sentra pelayanan kepolisian terpadu polsek dapat mengolah data warga lebih cepat tanpa kendala teknis.
Rincian Paket Pemadam Karhutla untuk Samapta dan Polsek
Guna menghadapi kerawanan karhutla, perlengkapan pemadam api dialokasikan secara spesifik ke Satsamapta Polres Way Kanan dan Polsek Umpu Semenguk sebagai unit reaksi awal di lapangan.
Peralatan penanggulangan karhutla yang diserahkan meliputi:
- 1 unit pompa air pemadam FGP20F lengkap dengan nozel pemadam
- Selang pemadam sepanjang 30 meter
- Selang hisap 30 meter lengkap dengan filter
- Adaptor pipa ukuran 2 inci, 1,5 inci, dan 1 inci
- 2 unit tangki penampung air (IBC tank/kempu) berkapasitas masing-masing 1.000 liter
Keberadaan tangki kempu dan pompa bertekanan tinggi ini diharapkan mampu memangkas waktu respons saat terjadi percikan api di areal perkebunan maupun semak belukar warga.
Penegasan Perawatan Aset dan Larangan Membakar Lahan
Pihak polres meminta setiap personel yang memegang materiil dinas untuk mengelola sarana tersebut secara tertib. Pengecekan fisik wajib dilakukan berkala agar alat penanganan bencana selalu siap pakai saat insiden terjadi.
"Gunakanlah sarana prasarana sesuai peruntukannya serta menjaga pengamanan dan kondisi fisik unit. Selain itu, lakukan pemeriksaan dan pemeliharaan berkala agar perangkat selalu dalam kondisi ready to use (siap operasional)," tegas AKBP Ramadhona.
Selain penertiban internal, kepolisian mengimbau warga Way Kanan untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar karena berisiko memicu bencana kabut asap dan mengganggu ketertiban umum.
"Pada kesempatan yang sama, saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh lapisan warga masyarakat di Kabupaten Way Kanan, mari kita sama-sama jaga keamanan, mari kita sama-sama ciptakan situasi nyaman di Kabupaten Way Kanan. Salah satunya yaitu dengan kita menghindarkan dari kegiatan-kegiatan pembukaan lahan dengan cara membakar lahan. Karena ini akan berdampak kepada situasi keamanan dan kenyamanan warga, salah satunya kita menghindarkan terjadinya kabut asap yang mungkin nanti dapat merugikan seluruh warga yang ada di Kabupaten Way Kanan," pungkasnya.