Pencarian

Erupsi Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Meningkat ke Status Siaga, 615 Warga Mengungsi di Naman Teran

Jumat, 04 September 2026 • 03:21:02 WIB
Erupsi Gunung Sinabung di Karo Sumatera Utara Meningkat ke Status Siaga, 615 Warga Mengungsi di Naman Teran
Kolom erupsi Gunung Sinabung terpantau membumbung setinggi 3.500 meter di atas puncak saat statusnya naik ke Level III Siaga.

KARO — Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung yang terletak di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara meningkat signifikan sejak Senin (31/8/2026) pukul 12.00 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merespons dengan menaikkan status gunung dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga terhitung sejak hari yang sama.

Kolom erupsi terpantau membumbung mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak, atau setara 5.960 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik hasil erupsi tersebut terbawa angin mengarah ke timur-tenggara, tepatnya menuju wilayah Kota Berastagi.

208 Kepala Keluarga Mengungsi ke Posko Sukatepu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak erupsi kali ini cukup luas. Sebanyak 208 kepala keluarga atau 615 jiwa dari wilayah terdampak kini mengungsi dan berpusat di posko yang berlokasi di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menyampaikan langsung data tersebut dalam keterangan pers secara virtual pada Kamis (3/9/2026).

“PVMBG meningkatkan status level III atau waspada terhitung 31 Agustus 2026. Ada 208 KK atau 615 jiwa mengungsi berpusat di posko di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo,” kata Berton.

Bantuan Matras hingga Masker Segera Disalurkan

Untuk meringankan beban para pengungsi, BNPB telah menerjunkan tim ke lokasi. Bantuan logistik yang disiapkan meliputi matras, selimut, sembako, masker, dan perlengkapan kebersihan atau hygiene kit.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo bersama pemerintah daerah setempat dan jajaran Pemkot Berastagi telah bergerak membagikan masker kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pernapasan akibat paparan abu yang masih beterbangan.

Warga Diimbau Tenang dan Patuhi Arahan Petugas

Menghadapi situasi ini, Berton meminta masyarakat untuk tetap tenang namun tidak lengah. Ia menekankan pentingnya mengikuti segala arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing oleh berita bohong atau hoax yang dapat memicu kepanikan,” imbaunya.

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan rekaman instrumental, peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung terbilang cukup signifikan. Warga yang bermukim di sekitar lereng gunung dan area yang masuk dalam zona rawan bencana diminta untuk terus memantau informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat.

Sumber: rri.co.id

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks