Bupati Inhu Tinjau Puskesmas Batang Peranap, Pastikan Layanan di 20 Puskesmas Berjalan Optimal
RENGAT — Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Ade Agus Hartanto meninjau langsung Puskesmas Batang Peranap untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal, aman, dan memadai. Peninjauan pada Selasa itu merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja Pemkab Inhu di Kecamatan Batang Peranap yang berlangsung selama dua hari.
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa perhatian serius terhadap sektor kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. "Perhatian serius terhadap sektor kesehatan, karena salah satu program prioritas utama pemerintah daerah," katanya.
Fokus pada Fasilitas, Disiplin, dan Tenaga Medis
Peninjauan lapangan ini menyasar sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kedisiplinan petugas, hingga ketersediaan tenaga medis di tingkat kecamatan. Rombongan berkeliling meninjau kesiapan fasilitas di setiap ruangan serta melihat langsung proses pelayanan medis yang diberikan kepada pasien.
Ade Agus Hartanto tampak didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Indrawansyah, serta Kepala Puskesmas Batang Peranap saat mengecek langsung ruang pelayanan dan fasilitas pendukung lainnya.
Menampung Aspirasi untuk Evaluasi Layanan
Kunjungan ini sekaligus menjadi sarana menyerap aspirasi tenaga kesehatan dan masyarakat secara langsung. Bupati menyebut, masukan itu bakal menjadi bahan program dan evaluasi agar mutu layanan publik di wilayah terluar Inhu terus meningkat.
"Aspirasi dapat menjadi program dan evaluasi agar pelayanan kesehatan ke depan lebih optimal," ujarnya.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan upaya yang diselenggarakan sendiri atau bersama-sama dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan, termasuk mencegah dan menyembuhkan penyakit. Layanan yang optimal menjadi harapan setiap warga, terutama dalam hal kecepatan, mutu, keamanan, hingga keterjangkauan biaya.
Tersebar di 20 Puskesmas se-Inhu
Saat ini Kabupaten Indragiri Hulu memiliki 20 unit Puskesmas yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Seluruhnya diharapkan mampu memberikan layanan prima dengan standar yang sama, termasuk bagi masyarakat di kecamatan yang berada jauh dari pusat kota.
Kunjungan ini dinilai penting untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan dasar hanya karena faktor jarak dan keterbatasan sarana di puskesmas setempat.