Imigrasi Blitar dan Kejaksaan Negeri Edukasi Pelajar SMAN 4 Blitar soal Modus TPPO Lewat Program Immigration Goes to School

Petugas Imigrasi Blitar memberikan edukasi kepada pelajar SMAN 4 Blitar terkait modus TPPO dalam program Immigration Goes to School.
Penulis: Doni
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:02:01 WIB

BLITAR — Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar menggandeng Kejaksaan Negeri Blitar untuk mengedukasi pelajar melalui program Immigration Goes to School. Kegiatan yang berlangsung di SMAN 4 Kota Blitar ini difokuskan pada pengenalan modus perekrutan ilegal yang berpotensi menyebabkan eksploitasi dan TPPO.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar, Aditya Nursanto, menegaskan edukasi sejak dini diperlukan agar pelajar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan proses tidak resmi. Menurutnya, tawaran semacam itu kerap menjadi pintu masuk berbagai bentuk eksploitasi terhadap calon Pekerja Migran Indonesia.

Materi yang Disampaikan: Dari Paspor hingga Bahaya Tawaran Kerja Ilegal

Aditya menjelaskan, pemahaman keimigrasian yang disampaikan bukan sekadar soal pembuatan paspor. Para siswa dibekali pengetahuan tentang prosedur perjalanan ke luar negeri yang aman dan legal, serta konsekuensi hukum jika nekat bekerja tanpa dokumen resmi.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelajar bahwa keimigrasian bukan hanya tentang paspor, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan informasi yang benar, aman, dan terlindungi ketika akan melakukan perjalanan ke luar negeri," ujarnya di Blitar, Kamis.

Kolaborasi dengan Kejaksaan Perkuat Kesadaran Hukum Pelajar

Keterlibatan Kejaksaan Negeri Blitar dalam program ini memperkuat materi kesadaran hukum bagi pelajar. Kolaborasi ini dinilai penting agar generasi muda lebih waspada terhadap kejahatan lintas negara yang kerap menyasar calon pekerja migran.

"Kami berharap para siswa bisa menjadi generasi yang lebih sadar hukum, tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan ilegal serta mampu mengenali berbagai modus yang mengarah pada eksploitasi maupun tindak pidana perdagangan orang," kata Aditya.

Perkenalan Poltekimipas dan Bantuan Perlengkapan Sekolah

Dalam kesempatan yang sama, Kantor Imigrasi Blitar turut memperkenalkan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) sebagai pilihan pendidikan kedinasan. Siswa yang berminat bisa menempuh karier di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan melalui jalur ini.

Selain edukasi, Imigrasi Blitar juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas kepada siswa-siswi SMAN 4 Kota Blitar. Aditya berharap program ini berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah sehingga terbentuk generasi muda yang cerdas, kritis, serta mampu melindungi diri dari ancaman kejahatan lintas negara.

Reporter: Doni