Coventry Menang 4-2 di Plymouth, Lampard Lega: Tiket Babak Ketiga Carabao Cup Dikunci

Coventry City merayakan kemenangan 4-2 atas Plymouth Argyle dalam laga Carabao Cup yang berlangsung di Stadion Home Park, Plymouth, Inggris.
Penulis: Wahyu
Rabu, 26 Agustus 2026 | 05:05:31 WIB

LINKARFAKTA.COM — Perjalanan ke Devon selalu punya potensi menjadi jebakan bagi Coventry, yang tengah fokus bertahan di Premier League. Namun, kekhawatiran itu sirna saat tim tamu unggul dua gol dalam lima menit pertama. Meski sempat dibuat tersiksa oleh kebangkitan tuan rumah, Coventry akhirnya memetik kemenangan perdana yang sangat berarti di musim ini.

Gol Kilat Awoniyi dan Rudoni, lalu Kelengahan yang Nyaris Fatal

Coventry membuka pesta lebih dulu. Taiwo Awoniyi, striker pinjaman anyar, memecah kebuntuan dengan gol pertamanya untuk klub. Jack Rudoni menggandakan keunggulan hanya dalam tempo 4 menit 6 detik. Dua gol cepat itu membuat 2.100 suporter Coventry yang menempuh perjalanan pulang-pergi 444 mil bersorak sorai dan bernyanyi riang.

Namun, keunggulan besar justru membuat Coventry lengah. Plymouth yang tadinya tertekan bermain lepas. Mathias Ross nyaris mencetak gol lewat sundulan sebelum Oliver Irow, pemain pinjaman dari Tottenham yang baru bergabung sehari sebelumnya, memperkecil ketertinggalan. Irow memanfaatkan umpan terukur Harvey White, melewati Joel Latibeaudiere, dan menaklukkan kiper debutan Dan Bentley.

Drama Babak Kedua, Mason-Clark Jadi Pembeda

Tekanan Plymouth meningkat di babak kedua. Pada menit ke-54, Xavier Amaechi menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Amaechi merebut bola dari kesalahan kontrol Liam Kitching dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau Bentley. Gol ini nyaris mengubah mimpi buruk Coventry menjadi kenyataan, mengingat Tom Cleverley, rekan satu tim Lampard di Timnas Inggris, sangat ingin mencatatkan namanya sebagai pembunuh raksasa.

Lampard merespons dengan menarik Awoniyi dan memasukkan tiga pemain segar, termasuk Sidiki Cherif yang menjalani debut. Keputusan itu terbukti jitu. Ephron Mason-Clark, yang baru pulih dari cedera hamstring dan tampil perdana musim ini, menjadi pahlawan. Pada menit ke-80, ia memanfaatkan kemelut di kotak penalti setelah umpan silang Tatsuhiro Sakamoto. Meski gagal mengarahkan bola pada percobaan pertama, Victor Torp menyambut bola jatuh dan mengoper ke Mason-Clark yang tinggal mendorong bola ke gawang kosong dari jarak dekat.

Penalti Kontroversial Victor Torp Pastikan Kemenangan

Plymouth mencoba bangkit, tetapi petaka datang di menit akhir. Joe Edwards yang baru masuk dari bangku cadangan, secara tidak sengaja mengenai Brandon Thomas-Asante saat berusaha membuang bola di kotak terlarang. Wasit Elliott Swallow tanpa ragu menunjuk titik putih. Victor Torp yang menjadi eksekutor melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper, memastikan kemenangan 4-2 untuk Coventry.

Lampard mengakui pertandingan ini lebih sulit dari yang terlihat. "Sangat mudah untuk berkata, 'kenapa tidak menang 5-0 atau 6-0?' Saya sudah sering bermain di laga seperti ini. Permainan bisa berubah canggung, penonton berbalik, dan emosi memuncak. Saya pikir kami menghadapinya dengan cukup baik," ujarnya. Sementara itu, Cleverley memilih melihat sisi positif dari penampilan timnya. "Saya sangat senang dengan reaksi dan kualitas yang kami tunjukkan untuk membuat laga tetap kompetitif," katanya.

Kemenangan ini membawa Coventry melaju ke babak ketiga Carabao Cup sekaligus mengakhiri rentetan hasil buruk di awal musim. Bagi Lampard, kemenangan ini adalah bukti bahwa filosofinya mulai berjalan. "Jika anda melakukannya dengan baik, anda hebat untuk sesaat. Jika tidak, anda tidak. Semoga kami bisa menunjukkan kualitas kami dalam periode waktu tertentu," pungkasnya.

Reporter: Wahyu