Kejuaraan Dunia BWF 2026: Liang/Wang Kunci Gelar Usai Tekuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik

Liang Wei Keng/Wang Chang mengunci gelar juara Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai menaklukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua gim langsung.
Penulis: Rendra
Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:01:31 WIB

LINKARFAKTA.COMFinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 menghadirkan laga yang lebih ketat dari sekadar angka di papan skor. Liang Wei Keng/Wang Chang harus bekerja keras meredam perlawanan Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang tampil agresif sejak reli pertama. Meski menang dua gim langsung, pasangan China itu sempat kehilangan kendali permainan di beberapa segmen penting.

Gelar ini menjadi pencapaian termanis Liang/Wang di ajang Kejuaraan Dunia. Sebelumnya, mereka selalu gagal di babak semifinal pada dua edisi beruntun. Kini, dengan status unggulan teratas, mereka akhirnya berhasil memanfaatkan momentum untuk menuntaskan ambisi terbesar di karier.

Kejar-Mengejar Poin Mewarnai Gim Pertama

Liang/Wang membuka gim pertama dengan percaya diri, langsung unggul 5-1. Namun Aaron Chia/Soh Wooi Yik bukan lawan yang mudah menyerah. Pasangan Malaysia itu merespons cepat dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5, memaksa kedua pasangan saling berbalas poin hingga skor imbang 10-10.

Interval pertama ditutup dengan keunggulan tipis 11-10 untuk Liang/Wang. Pola yang sama kembali terjadi setelah jeda, di mana skor sempat imbang 13-13. Namun, reli panjang justru menjadi momentum kebangkitan Liang/Wang. Mereka melesat dan mengunci keunggulan 18-15 sebelum menutup gim pertama dengan skor 21-17.

Liang/Wang Kunci Kemenangan di Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Liang/Wang kembali tancap gas dengan unggul cepat 7-2. Aaron/Soh perlahan menemukan ritme dan memangkas jarak menjadi 9-11 saat interval. Namun, setelah jeda, permainan pasangan Malaysia justru kehilangan arah. Serangan mereka mudah dibaca dan sering mati sendiri.

Liang/Wang memanfaatkan situasi itu dengan menjauhkan keunggulan menjadi 16-10. Aaron/Soh sempat menunjukkan perlawanan lewat lima poin beruntun untuk memangkas jarak menjadi 16-18, tetapi itu hanya menunda kemenangan. Pasangan China tetap tenang dan menuntaskan pertandingan dengan skor 21-16.

Kunci Kemenangan: Ketenangan di Momen Krusial

Keberhasilan Liang/Wang menahan laju poin Aaron/Soh di penghujung gim kedua menjadi pembeda utama. Alih-alih panik, pasangan peringkat satu dunia itu justru bermain lebih sabar dan menunggu kesalahan lawan. Pola ini terbukti efektif untuk mematikan perlawanan wakil Malaysia.

Bagi Aaron Chia/Soh Wooi Yik, hasil ini menjadi kekalahan kedua mereka dari Liang/Wang di ajang besar. Sebelumnya, mereka juga takluk di perempat final Olimpiade Paris 2024. Meski kalah, penampilan solid di sepanjang turnamen tetap menjadi modal berharga menghadapi musim kompetisi berikutnya.

Reporter: Rendra