LINKARFAKTA.COM — Perjalanan menyusuri kekayaan rasa Nusantara tak selalu harus dimulai dari bandara. Selama sebulan penuh, kawasan Tangerang Selatan menjadi titik kumpul para pecinta kuliner yang ingin menjelajahi Lintas Sumatera—jalur darat sepanjang 2.508,5 kilometer dari Bakauheni hingga Banda Aceh—hanya melalui porsi-porsi kecil di atas piring.
Mengusung tema "Satu Jalur Seribu Rasa – Lintas Sumatera", gelaran ke-14 ini sengaja menghadirkan tenant-tenant asli dari daerah asalnya. Alese Sandria, panitia penyelenggara FKS, menuturkan bahwa 65 persen tenant diundang langsung dari lintas Sumatera dan merupakan pelaku UMKM lokal.
Jejak Rasa dari Lampung hingga Aceh
Perjalanan kuliner bisa dimulai dari ujung selatan Sumatera. Dari Lampung, tersedia Sambal Seruit yang memadukan rasa pedas dengan kesegaran, serta Bakso Haji Sony yang sudah punya penggemar setia.
Bergeser ke Padang, deretan nama besar siap memanjakan lidah. Ada Rendang & Dendeng Christine Hakim Asli Padang, Sate Mak Syukur Padang Panjang, hingga Teh Talua Malimpah Mak Datuak yang khas dengan telur dan gula arennya. Pengunjung juga bisa mencicipi Kripik Balado dan Martabak & Roti Cane Kubang Hayuda yang teksturnya berbeda dari martabak pada umumnya.
Dari Medan, hadir Kede Cesku, Mie Keriting Siantar Alai, dan Martabak Piring Medan Bang Naga. Sementara dari ujung utara, Mie Aceh Seulawah hadir dengan bumbu rempah pekat dan pilihan daging yang melimpah.
Palembang dan Tenant Favorit yang Wajib Dicoba
Penggemar kuliner Palembang tidak perlu kecewa. Pempek Beringin hadir membawa menu lengkap ala Demang, Palembang. Tersedia celimpungan, pempek telur asin, tekwan, hingga mie celor. Celimpungan sendiri merupakan hidangan berbahan dasar ikan tenggiri yang disajikan dalam kuah kari santan yang gurih—cocok bagi yang ingin mencoba sesuatu di luar pempek biasa.
Tenant lain yang tak kalah menarik perhatian adalah Es Kacang Merah Asuk Koboy yang telah eksis sejak 1989, Mie Celor 26 Ilir H. M. Syafei Z, dan Bakmi Aloi. Beberapa tenant favorit lain yang bisa dijajal antara lain Sate Padang Pariaman Putra Koto, Soto Padang & Mie Tahu Uni Vina, Lamang Tapai Uni Dewi, Si Paling Si Padang Keliling, Pisang Kapik, serta Pisang Santan Sutan Muda.
Harga Bersahabat untuk Semua Kalangan
Meski menawarkan cita rasa yang jauh dari kampung halamannya, harga yang dipatok tetap ramah di kantong. Mayoritas hidangan dibanderol mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 65 ribu per porsi. Ini menjadikan FKS sebagai pilihan tepat untuk wisata kuliner keluarga tanpa menguras dompet.
Bagi perantau, festival ini lebih dari sekadar tempat makan. Sarah, pengunjung asal Bukittinggi yang kini tinggal di Jabodetabek, sengaja datang untuk mencari lamang tapai. "Aku ke sini cuma mau lemang tapai. Ini asli enak, sama kaya di Bukittinggi, sampai mau nangis aku makannya. Bukan apa, kangen sudah mau dua tahun nggak pulang, sementara ini menu khas kalau Lebaran," ujarnya.
Sarah bahkan membungkus lamang tapai untuk dibawa pulang, lengkap dengan keripik singkong balado pesanan kakaknya dan telur barendo dengan sambal bawang. Sebuah cara sederhana untuk melepas rindu pada kampung halaman.
Informasi Jadwal dan Lokasi
Festival Kuliner Serpong 2026 berlangsung setiap hari mulai 13 Agustus hingga 13 September 2026 di Parkir Timur Summarecon Mall Serpong, Tangerang. Akses menuju lokasi cukup mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum menuju kawasan Summarecon Serpong.
Bagi yang ingin menghabiskan waktu lebih lama, kawasan Serpong memiliki banyak pilihan akomodasi, mulai dari hotel budget hingga hotel berbintang di sekitar Summarecon Mall. Festival ini menjadi agenda yang pas untuk mengisi akhir pekan bersama keluarga sambil mengenal kekayaan kuliner Sumatera tanpa harus bepergian jauh.