Presiden Prabowo Tinjau Langsung Titik Api Karhutla di Kubu Raya, Perintahkan Pemadaman Terpadu

Presiden Prabowo meninjau langsung titik api karhutla di Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk memastikan proses pemadaman berjalan efektif.
Penulis: Wahyu
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:16:01 WIB

JAWA TIMUR — Kepala Negara menerobos kawasan yang masih menyisakan titik api untuk memastikan proses pemadaman berjalan efektif di lapangan. Ia berdialog singkat dengan petugas pemadam dan menggali kendala teknis yang mereka hadapi, bukan sekadar menerima laporan formal dari meja kerja.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Instruksi di Lokasi: Data Lapangan Mengalahkan Laporan Formal

Ada dua penekanan utama yang disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas sebelum meninjau lokasi. Pertama, kementerian dan lembaga diminta bergerak cepat merespons pemadaman berdasarkan pemetaan kondisi nyata di lapangan. Kedua, pemerintah daerah harus berani menerapkan sanksi tegas terhadap pelaku pembakaran agar bencana ini tidak berulang setiap tahun.

"Penanganan harus terkoordinasi dan berdasarkan kondisi faktual, bukan laporan administratif," demikian arahan Presiden dalam rapat yang turut dihadiri Gubernur Kalbar, Kapolda, Pangdam, Basarnas, BMKG, dan BNPB daerah tersebut.

Asap Tebal dan Titik Api yang Masih Menyala

Berdasarkan siaran langsung Sekretariat Presiden, Prabowo tampak berjalan kaki menyusuri lahan gambut yang masih menyisakan kepulan asap pekat. Beberapa unit pemadam masih bekerja menyiram titik-titik api di area yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Kehadiran langsung orang nomor satu di Indonesia ini menjadi sinyal bahwa persoalan karhutla di Kalimantan Barat masuk dalam prioritas nasional. Wilayah Kubu Raya sendiri merupakan salah satu langganan kabut asap yang kerap mengganggu aktivitas penerbangan dan kesehatan warga saat musim kemarau.

Pencegahan Jadi Kunci agar Bencana Tak Berulang

Prabowo menegaskan bahwa operasi pemadaman hari ini hanyalah langkah jangka pendek. Yang tidak kalah penting adalah penguatan langkah preventif melalui penegakan regulasi di tingkat kabupaten dan provinsi.

Instruksi ini menyiratkan evaluasi tajam terhadap pola penanganan karhutla di masa lalu yang dinilai reaktif. Pemerintah pusat menginginkan adanya sistem peringatan dini dan penindakan hukum yang konsisten terhadap korporasi maupun individu yang terbukti membakar lahan.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi uji nyata bagi efektivitas koordinasi antarinstansi dalam situasi darurat. Publik akan menilai apakah instruksi presiden kali ini berujung pada penurunan signifikan luas lahan terbakar di Kalbar, atau sekadar menjadi agenda seremonial tahunan yang sama seperti sebelumnya.

Reporter: Wahyu