10 UMKM Binaan Bank Indonesia Sumut Tampil di Karya Kreatif Indonesia 2026, Targetkan Pasar Ekspor
MEDAN — Sepuluh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut) resmi ambil bagian dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 20–23 Agustus 2026. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari upaya mendorong produk lokal menembus pasar yang lebih luas.
Mereka yang tampil di area Bazar KKI antara lain Galery Ulos Sianipar, CV IR Kriya Melayu, Zul Said, Riki Damanik, Toba Tenun, PT Keloria Moringa Jaya, PT Selera Pedas Nusantara, PT Kebaikan Alam Indonesia, Haramas, dan Recyclo Goods. Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari wastra, fesyen siap pakai, aksesori, dekorasi rumah, kopi, hingga makanan dan minuman olahan.
36 UMKM Sumut Tembus Pameran Digital
Tidak hanya pameran fisik, partisipasi Sumatera Utara juga diperluas melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id. Sebanyak 36 UMKM binaan KPw BI Sumut terdaftar dalam pameran daring tersebut, bergabung dengan lebih dari 1.300 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui kanal digital ini, jangkauan promosi produk lokal Sumut diharapkan semakin luas. Pemanfaatan platform daring dinilai menjadi kunci untuk membuka akses pasar yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus meningkatkan daya saing produk di tengah ekonomi digital.
Semangat "Beudaya Meusare-Sare" untuk UMKM Tangguh
KKI 2026 mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing" dengan semangat "Beudaya Meusare-Sare" dari Aceh, yang bermakna bekerja bersama-sama. Acara ini dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming.
Destry menegaskan bahwa penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci. "Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor," ujarnya saat membuka kegiatan.
Fasilitasi Berkelanjutan untuk Perluas Jejaring
Partisipasi dalam KKI 2026 bukan kali pertama bagi UMKM binaan BI Sumut. Sebelumnya, berbagai program pendampingan dan fasilitasi telah dilakukan untuk memperkuat kapasitas usaha, mulai dari aspek produksi, pembiayaan, hingga pemasaran.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, UMKM didorong untuk meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas jangkauan pemasaran. Dari kekayaan Sumatera Utara, lahir karya yang tidak hanya bernilai bagi daerah, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi bagian dari pasar nasional dan global.
KKI 2026 sendiri merupakan hasil sinergi dengan 27 Kementerian/Lembaga dan 34 mitra strategis. Ajang ini menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, meliputi talkshow ekonomi dan keuangan inklusif, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, serta showcase UMKM unggulan secara daring dan luring.