LINKARFAKTA.COM — Omoda O4 EV menawarkan pengisian cepat DC 119 kW yang mampu mengisi baterai 65,05 kWh dari 20 ke 80 persen dalam sekitar 22 menit, diklaim sanggup menempuh 553 kilometer dalam sekali cas penuh versi NEDC. SUV listrik ini sudah membuka pemesanan di Indonesia, meski harga resminya belum diumumkan, dan bakal bersaing dengan BYD Atto 3, Geely EX5, MG S5 EV, serta MG 4 EV.
Omoda resmi membuka pemesanan O4 EV untuk pasar Indonesia dan tengah menyiapkan pengiriman unit ke konsumen. Angka yang paling banyak dibahas dari SUV listrik ini adalah kombinasi baterai 65,05 kWh dengan klaim jarak tempuh 553 kilometer, plus kemampuan DC fast charging hingga 119 kW.
Klaim tersebut memakai metode pengujian NEDC, yang dikenal lebih optimistis dibanding siklus WLTP maupun EPA. Artinya, angka 553 kilometer sebaiknya tidak dijadikan patokan mutlak untuk perjalanan harian.
Pengisian Daya: 22 Menit dari 20 ke 80 Persen
Dengan DC fast charging 119 kW, Omoda mengklaim baterai O4 EV bisa diisi dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit. Untuk ukuran SUV listrik di segmen ini, angka tersebut kompetitif, terutama jika dibandingkan model sekelas yang masih berkutat di kisaran 50-80 kW.
Perlu dicatat, kecepatan charging aktual sangat bergantung pada kondisi charger, suhu baterai, dan level State of Charge saat mulai mengisi. Klaim 22 menit biasanya berlaku pada kondisi ideal dengan charger yang mendukung daya penuh.
Motor 160 kW: Akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,1 Detik
Omoda membekali O4 EV dengan motor listrik berdaya maksimum 160 kW dan torsi puncak 275 Nm. Konfigurasi ini diklaim mampu melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam 7,1 detik.
Angka tersebut menempatkan O4 EV di jalur SUV listrik yang mengutamakan keseimbangan antara efisiensi dan performa, bukan murni kecepatan. Untuk penggunaan dalam kota hingga perjalanan antarkota, tenaga sebesar itu sudah lebih dari cukup.
Super AI Cockpit dan 10 AI Agent
Salah satu fitur yang membedakan O4 EV dari kompetitornya adalah Super AI Cockpit. Sistem ini dibangun di atas arsitektur Agentic AI yang didukung large language model, sehingga perintah suara tidak lagi sekadar menerima instruksi sederhana.
Omoda menyematkan 10 AI Agent yang terbagi dalam beberapa fungsi: mengoperasikan fitur kendaraan, navigasi, memantau kondisi mobil, memberi rekomendasi musik dan berita, hingga interaksi personal. Teknologi voice command-nya disebut bakal mendukung Bahasa Indonesia.
Yang perlu diuji lebih lanjut adalah seberapa responsif sistem ini di kondisi nyata, terutama saat sinyal internet lemah atau ketika pengemudi berbicara dengan logat daerah.
Fitur Keselamatan dan Kenyamanan
Omoda O4 EV dilengkapi 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan enam airbag. Untuk kenyamanan, tersedia panoramic roof, head unit 13,2 inci, panel instrumen 8,8 inci, audio delapan speaker, dan ventilated seat di jok depan.
- Baterai: 65,05 kWh
- Jarak tempuh klaim: 553 km (NEDC)
- DC fast charging: hingga 119 kW, 20-80 persen sekitar 22 menit
- Motor listrik: 160 kW, torsi 275 Nm
- Akselerasi 0-100 km/jam: 7,1 detik
- ADAS: 18 fitur, enam airbag
- Head unit 13,2 inci, instrumen 8,8 inci, audio delapan speaker
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memesan
Harga resmi Omoda O4 EV untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Ini faktor krusial, mengingat segmen SUV listrik di tanah air semakin padat dengan pemain seperti BYD Atto 3, Geely EX5, MG S5 EV, dan MG 4 EV yang sudah lebih dulu punya harga jelas di pasaran.
Klaim jarak tempuh 553 kilometer juga perlu diverifikasi lewat pengujian independen. Faktor gaya berkendara, kondisi lalu lintas, penggunaan AC, kecepatan, kondisi jalan, dan temperatur lingkungan akan sangat memengaruhi hasil aktual.
Ketersediaan jaringan pengisian daya di Indonesia juga masih menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon pembeli mobil listrik, terutama untuk perjalanan antarkota.
Kesimpulan Sementara
Omoda O4 EV membawa kombinasi menarik: baterai 65,05 kWh, fast charging 119 kW, motor 160 kW, dan sistem AI cockpit yang cukup ambisius. Namun tanpa harga resmi dan hasil uji independen, sulit menilai apakah O4 EV benar-benar layak bersaing head-to-head dengan BYD Atto 3 atau Geely EX5.
Calon pembeli sebaiknya menunggu pengumuman harga resmi dan hasil pengujian jarak tempuh aktual sebelum mengambil keputusan. Klaim 553 kilometer versi NEDC dan 22 menit charging adalah modal awal yang menjanjikan, tapi bukan jaminan performa di jalanan Indonesia.