Pencarian

Enam Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Beraset di Atas Rp 250 Miliar

Minggu, 27 September 2026 • 08:22:02 WIB
Enam Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Beraset di Atas Rp 250 Miliar
Bursa Efek Indonesia mencatat enam perusahaan dalam pipeline penawaran saham perdana.

LINKARFAKTA.COM — Bursa Efek Indonesia mencatat enam perusahaan tengah mengantre penawaran saham perdana atau initial public offering. Dua di antaranya masuk kategori skala besar dengan aset di atas Rp 250 miliar, sementara dua lainnya beraset di bawah Rp 50 miliar. Komposisi ini mencerminkan keberagaman skala calon emiten yang bersiap melantai di bursa.

Berdasarkan Pipeline IPO BEI yang dikutip Sabtu (26/9/2026), keenam perusahaan tersebut tersebar dalam tiga lapisan skala aset. Klasifikasi mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 53/POJK.04/2017 tentang klasifikasi perusahaan berdasarkan skala aset.

"Hingga saat ini, terdapat 6 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," tulis keterangan resmi BEI dalam laporan pipeline tersebut.

Dua Emiten Skala Besar, Dua Menengah, Dua Kecil

Rincian skala aset calon emiten terbagi merata. Dua perusahaan masuk kategori aset besar dengan nilai di atas Rp 250 miliar. Dua perusahaan berada di lapisan menengah dengan aset Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar. Sisanya, dua perusahaan, tergolong skala kecil dengan aset di bawah Rp 50 miliar.

Sebaran sektor juga cukup beragam. Dua perusahaan berasal dari sektor energi, tiga dari sektor healthcare, dan satu dari sektor industrials. Dominasi sektor healthcare menjadi sinyal menariknya industri kesehatan di mata investor publik.

Realisasi IPO 2026 Baru Tujuh Emiten

Hingga 25 September 2026, BEI mencatat tujuh perusahaan telah menyelesaikan penawaran umum perdana saham. Total dana yang dihimpun dari ketujuh emiten tersebut mencapai Rp 2,16 triliun.

Angka itu menunjukkan pipeline yang masih tersisa enam perusahaan berpotensi menambah deretan emiten baru hingga akhir tahun. Namun, realisasi penghimpunan dana sejauh ini tergolong moderat dibandingkan target bursa yang biasanya lebih ambisius.

Arti Bagi Investor dan Pelaku Pasar

Antrean IPO lintas sektor memberi investor opsi diversifikasi tambahan, khususnya di sektor energi dan kesehatan. Perusahaan beraset besar umumnya lebih menarik bagi investor institusi karena likuiditas dan tata kelola yang lebih mapan.

Sementara emiten beraset kecil-menengah kerap menawarkan potensi pertumbuhan lebih tinggi, meski dengan risiko volatilitas yang lebih besar. Investor perlu mencermati fundamental, valuasi, dan penggunaan dana IPO masing-masing calon emiten sebelum mengambil keputusan.

Bagi pelaku bisnis, gelombang IPO ini menjadi cerminan bahwa pasar modal masih menjadi jalur alternatif pendanaan di tengah kondisi suku bunga dan likuiditas yang dinamis. BEI belum merinci jadwal pasti penawaran masing-masing perusahaan dalam pipeline tersebut.

Sumber: finance.detik.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks