LINKARFAKTA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa pagi di zona hijau dengan menguat ke level 6.639,51. Penguatan ini ditopang aksi beli pada saham perbankan berkapitalisasi besar serta emiten tambang, meskipun indeks utama lainnya juga kompak naik.
Penguatan indeks pagi ini tidak terlepas dari pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) yang kompak menghijau. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memimpin penguatan dengan naik 1,51 persen, diikuti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang melesat 2,04 persen.
Kinerja LQ45 dan IDX30 yang Kompak di Zona Hijau
Selain IHSG, indeks acuan lain juga bergerak seirama. LQ45 tercatat naik 0,77 persen, IDX30 menguat 0,68 persen, dan KOMPAS100 berhasil naik 0,76 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.
Di sisi lain, tidak semua saham unggulan mampu bertahan di zona positif. PT Astra International Tbk (ASII) justru menjadi salah satu pemberat laju indeks setelah harganya terkoreksi 0,61 persen pada awal sesi.
Saham Perbankan dan Tambang Jadi Penopang Utama
Dari sektor perbankan, selain BBCA, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turut mendorong penguatan IHSG. BBRI naik 0,59 persen, sementara BMRI menguat 0,68 persen pada pembukaan.
Kombinasi penguatan saham perbankan dan emiten berbasis komoditas seperti Amman Mineral menjadi sinyal positif bagi sentimen pasar pada awal perdagangan. Para pelaku pasar tampak merespons optimistis terhadap prospek emiten berfundamental kuat di tengah fluktuasi ekonomi global.
Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp11.652 triliun, pergerakan indeks pada sesi pertama ini akan menjadi perhatian investor untuk menentukan aksi selanjutnya hingga penutupan perdagangan nanti.