Pencarian

Menkeu Purbaya Siapkan Rp 5 Triliun untuk BNPB, Belum Ada Pengajuan Tambahan Anggaran Bencana

Selasa, 08 September 2026 • 10:20:31 WIB
Menkeu Purbaya Siapkan Rp 5 Triliun untuk BNPB, Belum Ada Pengajuan Tambahan Anggaran Bencana
Menteri Keuangan Purbaya menyatakan BNPB masih memiliki dana siap pakai hampir Rp 1 triliun untuk operasional penanganan bencana.

LINKARFAKTA.COM — Purbaya mengajak masyarakat memperbanyak doa agar Indonesia terhindar dari bencana yang datang bertubi-tubi. Pernyataan itu disampaikannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9).

"Kita kayaknya banyak bencana ya. Lu pada berdoa enggak? Kita semua ke depan berdoa supaya enggak ada bencana lagi. Enggak berhenti-berhenti nih bencana," ujarnya.

Anggaran BNPB Masih Cukup Hingga Rp 1 Triliun

Purbaya mengungkapkan BNPB masih memiliki dana siap pakai hampir Rp 1 triliun untuk operasional penanganan bencana. Dana tersebut merupakan bagian dari pagu anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Dia (BNPB) punya hampir Rp 1 triliun kan yang ready," kata Purbaya.

Apabila dana tersebut menipis, BNPB dapat mengajukan pencairan tambahan hingga batas maksimal Rp 5 triliun. Namun, hingga kini proposal tersebut belum masuk ke meja Kementerian Keuangan.

"Belum masuk (permintaan tambahan anggaran dari BNPB). Kalau itu tergantung permintaan dari BNPB. Jadi kalau dia minta, kita lihat. Kalau dia minta, ditambah lagi," jelasnya.

Mekanisme Khusus Pencairan Dana Bencana

Purbaya menegaskan penyaluran anggaran untuk penanggulangan bencana memiliki pendekatan berbeda dibanding belanja negara pada umumnya. Proses pencairan akan dipercepat semaksimal mungkin demi mengurangi penderitaan masyarakat terdampak.

"Jadi kalau untuk bencana treatment-nya beda untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita. Kita akan usahakan semaksimal mungkin, jadi enggak usah khawatir untuk anggaran bencana," ujar Purbaya.

Menkeu juga melontarkan kelakar bahwa bencana justru datang saat kondisi ekonomi Indonesia dipastikan aman. "Sudah anggaran aman, ekonomi aman, gunung meletus. Sebelumnya ada banjir, terus gempa. Kurang doa kita ya. Doa lu! Lu enggak berdoa ya?" ujarnya sambil tertawa.

Bencana Beruntun Menguji Ketahanan Fiskal

Indonesia dalam beberapa pekan terakhir menghadapi serangkaian bencana di sejumlah wilayah, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap, gempa bumi, serta erupsi gunung berapi. Kondisi ini menuntut kesiapan fiskal pemerintah dalam merespons situasi darurat secara cepat.

Pernyataan Purbaya memberikan sinyal bahwa ruang fiskal pemerintah masih cukup untuk menghadapi tekanan bencana tanpa mengganggu stabilitas anggaran. Kepastian ketersediaan dana ini penting bagi daerah-daerah yang tengah melakukan evakuasi dan pemulihan pascabencana.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks