Pencarian

Karnaval Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III Dongkrak Omzet Pelaku UMKM di CFD Jalan Ahmad Yani

Senin, 31 Agustus 2026 • 03:25:01 WIB
Karnaval Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III Dongkrak Omzet Pelaku UMKM di CFD Jalan Ahmad Yani
Ribuan pengunjung memadati Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, saat Karnaval Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III berlangsung bersamaan dengan Car Free Day, Minggu (30/8/2026).

KOTA BEKASI — Dedi (41), salah satu pedagang minuman dan sarapan di lokasi CFD, mengaku kiosnya tak sepi pembeli sejak pagi. "Dari pagi sudah ramai, banyak yang habis lihat parade kemudian beli minum atau sarapan. Hari ini lumayan ramai," katanya, Minggu (30/8/2026).

Ajang Kreativitas yang Menghidupkan Roda Ekonomi Warga

PNBK Jilid III yang diinisiasi Pemkot Bekasi ini berlangsung di Jalan Ahmad Yani, bersamaan dengan pelaksanaan Car Free Day. Rangkaian parade budaya yang menampilkan seni Nusantara itu menarik ribuan pengunjung memadati lokasi sejak pagi hingga siang.

Keramaian tersebut berdampak langsung pada peningkatan transaksi jual beli. Para pedagang makanan, minuman, hingga produk UMKM kebagian berkah dari tingginya lalu lintas pengunjung yang melintasi area CFD.

Wali Kota: Bukan Sekadar Parade, tetapi Penggerak Sektor Usaha

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar selalu membawa efek berantai bagi perekonomian warga.

"Ada yang menyewa kostum, menggunakan jasa rias, membeli makanan, minuman sampai produk UMKM. Artinya, keramaian ini juga membawa rezeki bagi warga," ujarnya di sela-sela acara, Minggu (30/8/2026).

Menurut Tri, penyelenggaraan event di ruang publik memang dirancang untuk memberi manfaat luas. Ekosistem kreatif yang terbentuk tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka lapangan pendapatan bagi seniman, pelaku jasa rias, penyewa kostum, dan pedagang kaki lima.

Manfaat Berlapis dari Ruang Publik yang Hidup

Tri menambahkan, keberadaan karnaval ini menjadi bukti bahwa ruang publik yang dikelola dengan baik mampu menjadi lokomotif ekonomi kerakyatan. Kegiatan tersebut sekaligus memberi panggung ekspresi bagi seniman dan ruang berkarya bagi anak muda.

"Kita ingin kegiatan seperti ini manfaatnya dirasakan banyak pihak. Seniman punya panggung, anak-anak punya ruang berkarya, masyarakat punya hiburan, dan pedagang juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pendapatannya," pungkasnya.

Gelaran PNBK yang rutin diadakan Pemkot Bekasi ini diharapkan terus berlanjut, mengingat dampak ekonominya yang terbukti nyata bagi warga sekitar lokasi penyelenggaraan.

Sumber: rri.co.id

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks