Polres Majalengka Tuntaskan 171 Perkara Kriminal, Raih Peringkat Kedua Crime Clearance di Polda Jabar
MAJALENGKA — Tingkat penyelesaian perkara kriminal di Kabupaten Majalengka tercatat meningkat. Dari 259 laporan polisi yang masuk, sebanyak 171 perkara berhasil dituntaskan dalam delapan bulan terakhir.
Capaian 66 persen tersebut menjadi modal penting dan menempatkan Polres Majalengka di posisi kedua untuk kategori crime clearance di lingkungan Polda Jawa Barat.
Sebaran Penanganan Perkara di Polres dan Polsek
Penanganan perkara dilakukan terbagi antara Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres dan polsek jajaran. Dari total laporan yang masuk, Satreskrim Polres Majalengka menangani 140 laporan, sementara 119 laporan lainnya ditangani Polsek di 26 kecamatan.
Adapun dari 171 perkara yang diselesaikan, Satreskrim Polres menuntaskan 91 perkara atau setara 65 persen. Jajaran Polsek mencatatkan hasil lebih tinggi dengan menyelesaikan 80 perkara, atau 67,23 persen dari laporan yang mereka terima.
Angka di Balik Peringkat Kedua Se-Jabar
Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto menjelaskan, angka tersebut menjadi indikator konsistensi jajarannya dalam merespons laporan kejahatan. “Setiap perkara yang masuk kami pastikan ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya, Jumat (4/9/2026).
Dia juga menekankan bahwa seluruh proses, mulai dari penerimaan laporan hingga pengungkapan, dilakukan oleh Satreskrim bersama Polsek jajaran secara berkelanjutan.
Peran Warga dalam Menjaga Kamtibmas
Di sisi lain, kepolisian menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tugas aparat. Warga diminta tidak apatis terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya tindak pidana atau informasi terkait berbagai bentuk kejahatan, segera laporkan kepada polisi. Setiap informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan penindakan,” kata Udiyanto.
Informasi kecil sekalipun, lanjutnya, dapat menjadi pintu masuk bagi penyelidikan hingga penindakan terhadap pelaku. Sinergi antara polisi dan warga disebut sebagai kunci utama menjaga kondusivitas Kabupaten Majalengka.
Polres Majalengka memastikan jajarannya akan terus meningkatkan profesionalisme, kecepatan respons, serta kualitas pengungkapan perkara guna memberikan rasa aman dan perlindungan hukum kepada seluruh masyarakat.