PLN Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih untuk 10 Lokasi di Kalbar, Bantu Warga Terdampak Kemarau
LINKARFAKTA.COM — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Menyikapi kondisi itu, YBM PLN UID Kalbar mengirimkan bantuan air bersih ke desa, panti asuhan, dan pondok pesantren yang paling membutuhkan.
Bantuan tersebut menjangkau masyarakat Desa Rantau Panjang di Kabupaten Kayong Utara, warga Parit H. Mukhsin di Kabupaten Kubu Raya, serta sejumlah pondok pesantren dan panti asuhan di Kubu Raya dan Kota Pontianak.
Zakat Pegawai PLN Jadi Sumber Bantuan
Ketua YBM PLN UID Kalbar, Mukhlis Zarkasih, mengatakan program ini merupakan wujud nyata pengelolaan zakat dari pegawai muslim PLN. Menurutnya, dana yang dihimpun harus dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk manfaat langsung.
“Bantuan ini bersumber dari zakat pegawai muslim PLN. Insyaallah, zakat ini menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan manfaat bagi para penerima sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para muzaki,” ujar Mukhlis.
YBM PLN tidak hanya fokus pada bantuan air bersih. Dana zakat juga disalurkan untuk program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Mukhlis menegaskan, pihaknya ingin memastikan setiap titipan zakat tepat sasaran.
“Ketika masyarakat membutuhkan air bersih, maka kami berupaya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.
Panti Asuhan Rasakan Manfaat Langsung
Salah satu penerima bantuan, Panti Asuhan Hidayatullah, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran air bersih dari YBM PLN. Pengasuh panti, Ustadz Arief, menyebut air bersih menjadi kebutuhan krusial bagi puluhan anak asuh.
“Air bersih sangat dibutuhkan untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari minum, memasak, hingga kebutuhan kebersihan anak-anak di panti,” kata Arief.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan doa bagi para pegawai PLN yang menitipkan zakatnya melalui YBM. “Semoga seluruh amal baik para muzaki dibalas dengan keberkahan oleh Allah SWT dan menjadi manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat,” tuturnya.
Komitmen PLN Hadir di Tengah Masyarakat
General Manager PLN UID Kalbar, Maria G.I. Gunawan, mengatakan bantuan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat. PLN tidak hanya bertugas menghadirkan listrik, tetapi juga berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan dasar warga.
“Melalui YBM PLN UID Kalbar, kami berupaya hadir membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima,” ujar Maria.
Penyaluran 64.000 liter air bersih ini menjadi bukti bahwa zakat yang dihimpun dari pegawai PLN dapat dikonversi menjadi manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. YBM PLN UID Kalbar berkomitmen terus mengoptimalkan pengelolaan zakat agar menjadi energi kebaikan yang berkelanjutan bagi warga Kalimantan Barat.