Job Fair Mojokerto 2026: 28 Perusahaan Buka 1.258 Lowongan Kerja
Pasar kerja di Kabupaten Mojokerto tengah menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Sakernas Agustus 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun 0,38 persen poin menjadi 3,49 persen. Untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, pemerintah daerah menggandeng SMAN 1 Jetis menggelar bursa kerja yang dihadiri ribuan pelamar.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, melaporkan bahwa hingga acara berlangsung, pendaftar daring telah mencapai 1.493 orang. Jumlah ini belum termasuk peserta yang hadir dan menyerahkan berkas langsung di lokasi.
Kesempatan di Sektor Jasa dan Manufaktur
Para pencari kerja yang hadir bisa melamar ke berbagai sektor. Data ketenagakerjaan menunjukkan sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Mojokerto dengan kontribusi 46,86 persen, disusul industri/manufaktur sebesar 31,20 persen, dan pertanian 21,94 persen.
“Sebanyak 28 perusahaan dari berbagai sektor turut berpartisipasi dalam acara ini, membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat pencari kerja, terutama lulusan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi,” tutur Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, dalam sambutannya.
Mengapa Job Fair Ini Penting bagi Pelamar?
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto, Yo'ie Afrida Soesetyo Djati, menyebut ada tiga tujuan utama penyelenggaraan acara ini. Pertama, mempertemukan langsung pencari kerja dengan perwakilan perusahaan sehingga proses administrasi bisa lebih cepat. Kedua, mempercepat penempatan tenaga kerja agar tepat sasaran sesuai kebutuhan industri. Ketiga, mendorong kompetisi sehat antarpelamar untuk menunjukkan keahlian terbaiknya.
“Pekerjaan memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui pekerjaan, seseorang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keluarganya, mengembangkan kemampuan, serta memberikan kontribusi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar Gus Barra.
Proses Rekrutmen di Lokasi Acara
Job Fair 2026 berlangsung selama satu hari penuh di lingkungan SMAN 1 Jetis, Kecamatan Jetis. Antusiasme terlihat tinggi sejak pagi, dengan banyaknya pencari kerja yang berkomunikasi langsung dengan HRD perusahaan dan mengikuti proses seleksi awal di tempat.
Bagi pelamar yang belum sempat hadir, kesempatan masih bisa dijangkau melalui kanal resmi masing-masing perusahaan. Informasi lowongan yang dipamerkan di acara ini biasanya juga diunggah di situs karir atau media sosial perusahaan terkait.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap kegiatan ini mampu menekan angka pengangguran sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan semakin luasnya kesempatan kerja, peluang masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan pun semakin besar. Acara ini menjadi langkah konkret menjembatani lulusan baru dengan dunia industri yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.