Harga Emas Tembus USD4.602 per Troy Ons, Tertinggi dalam Tiga Bulan

Harga emas spot ditutup pada level USD4.602 per troy ons, tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Penulis: Wahyu
Senin, 24 Agustus 2026 | 08:21:01 WIB

LINKARFAKTA.COM — Reli harga emas kian panas. Sepanjang pekan lalu, harga emas spot melesat 5,17 persen, ditopang lonjakan harian terbesar sejak awal Februari yang terjadi pada Rabu (19/8/2026). Puncaknya, harga sempat menyentuh USD4.632,14 per troy ons, level tertinggi sejak 15 Mei 2026.

Kenaikan ini tidak hanya didorong sentimen pasar global, tetapi juga faktor teknikal yang memperkuat posisi emas di mata investor.

Faktor Teknikal Jadi Katalis Baru

Dari sisi teknikal, harga emas kini telah berhasil menembus moving average 200 hari (MA-200) di sekitar USD4.513 per troy ons. Posisi ini menjadi sinyal bullish bagi para trader, karena emas kini bergerak di atas sejumlah rata-rata pergerakan utama.

Penembusan level MA-200 kerap dianggap sebagai titik balik tren jangka panjang. Setelah level ini tertembus, potensi penguatan lanjutan biasanya semakin terbuka lebar.

Lonjakan Harian Terbesar Jadi Pemicu Utama

Pemicu utama reli pekan lalu adalah lonjakan harian terbesar sejak awal Februari yang terjadi pada Rabu (19/8/2026). Pada hari tersebut, aksi beli agresif mendorong harga emas naik signifikan dalam satu sesi perdagangan.

Lonjakan tersebut seakan menjadi katalis yang mengerek harga emas ke level psikologis baru. Setelahnya, harga bertahan di zona hijau hingga penutupan akhir pekan.

Proyeksi Sepekan ke Depan

Para analis memprediksi kenaikan harga emas masih akan berlanjut pada pekan ini. Momentum teknikal yang kuat ditambah level harga yang sudah berada di atas MA-200 menjadi dasar optimisme tersebut.

Selama harga mampu bertahan di atas area MA-200, tren penguatan dinilai masih utuh. Sebaliknya, jika terjadi koreksi, level USD4.513 per troy ons akan menjadi support terdekat yang perlu dijaga.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Wahyu