Pencarian

Ulasan Kelas Bisnis Condor: Rute New York ke Frankfurt Jerman

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 11:02:01 WIB
Ulasan Kelas Bisnis Condor: Rute New York ke Frankfurt Jerman
Kabin bisnis Condor Airlines di pesawat Airbus A330neo dengan konfigurasi kursi 1-2-1 yang dapat direbahkan 180 derajat.

LINKARFAKTA.COM — Condor Airlines menawarkan penerbangan transatlantik dari New York ke Frankfurt dengan kabin bisnis berkonfigurasi 1-2-1 yang seluruh kursinya bisa direbahkan 180 derajat. Maskapai berbasis di Frankfurt ini dikenal punya tarif lintas benua yang relatif terjangkau dibanding maskapai legacy. Bagi traveler yang mempertimbangkan upgrade, berikut gambaran pengalaman langsung penerbangan malam dan siang hari Condor.

Condor Airlines berdiri sejak 1955 dan kini dikenal lewat dua perkembangan besar. Maskapai ini pernah identik dengan tiket murah setelah 2004 meluncurkan harga diskon untuk rute jauh dari Jerman ke Amerika Utara, Karibia, Afrika, dan Asia. Kini tarifnya sejajar maskapai mapan, tapi reputasi sebagai penerbangan transatlantik yang relatif terjangkau masih melekat.

Perkembangan kedua adalah corak loreng pada badan pesawat, yang baru muncul setelah rebranding besar 2022. Momen yang sama menandai masuknya Airbus A330neo ke armada dengan konfigurasi tiga kelas, termasuk kelas bisnis. Pesawat Boeing B757-300 terakhir meninggalkan armada pada November 2025.

Kursi Kelas Bisnis dan Konfigurasinya

Kabin kelas bisnis Condor berpencahayaan redup bernuansa biru dan ungu. Ada 30 kursi dalam tujuh baris dengan susunan 1-2-1. Baris paling depan diisi Business Class Prime yang lebih luas dan dilengkapi piyama gratis.

Kursi kelas bisnis reguler berwarna indigo dan bisa direbahkan penuh 180 derajat. Penulis berhasil tidur beberapa jam dalam posisi meringkuk di kedua penerbangan. Kru tidak membantu menata alas kasur, tapi alasnya tersedia untuk dipakai sendiri. Tersedia pula bantal dan selimut.

Untuk penyimpanan, ada kompartemen di bagian kaki untuk sepatu, yang juga bisa dipakai meletakkan kaki setelah kursi direbahkan. Di sisi kursi ada konsol dengan colokan listrik AS, Uni Eropa, dan USB, headphone over-ear, serta dopp kit. Wi-Fi gratis hanya untuk penumpang Prime.

Pengalaman Lounge di Ketiga Bandara

Dari Terminal 7 Bandara JFK, penumpang kelas bisnis Condor mendapat akses ke Horizons Lounge. Lounge ini menyediakan makanan panas gratis dalam porsi kecil dan bar lengkap.

Di Bandara Berlin, penumpang bisa menikmati Tempelhof Lounge yang luas, lengkap dengan robot kecil pengumpul piring kotor. Fasilitasnya termasuk shower, buffet, dan tempat duduk melimpah. Jagermeister tersedia di tap.

Lufthansa Business Lounge di Frankfurt juga bisa diakses pemegang tiket Condor. Namun penulis tidak sempat mencobanya saat transit karena antrean imigrasi sangat panjang. Bandara Frankfurt dinilai belum siap menangani statusnya sebagai hub transportasi utama. Kondisi ini masalah bandara, bukan maskapai.

Menu Makanan Selama Penerbangan

Makanan disajikan dalam porsi banyak dan konsisten. Awak kabin menurunkan meja lipat lalu meletakkan serbet putih sebagai alas. Pada penerbangan malam, sajian pembuka berupa tray empat kompartemen berisi saus paprika, dada bebek asap, salmon marinasi, dan salad.

Menu utama menawarkan pilihan beef tenderloin, udang dengan polenta herba dalam saus Diavola, atau ravioli ricotta. Penulis memilih beef tenderloin. Sajian berlanjut dengan hidangan keju, kue cokelat, dan kopi atau teh. Minuman beralkohol gratis di kelas bisnis.

Sarapan disajikan menjelang mendarat, berupa omelet isi feta dan ubi manis dengan mangkuk buah segar dan sereal. Pada penerbangan pulang, makan siang disajikan tak lama setelah lepas landas dengan menu bertema Jerman: ayam goreng gaya Oktoberfest, salad kentang, kubis, dan lingonberry liar.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Upgrade

Kelebihan utama kelas bisnis Condor ada pada kursi yang bisa direbahkan penuh, makanan berlimpah, dan akses lounge di tiga bandara. Harga tiket transatlantiknya juga masih kompetitif dibanding maskapai legacy.

Kekurangannya terletak pada pengalaman transit di Frankfurt. Antrean imigrasi bisa sangat panjang sehingga waktu koneksi terasa mepet. Penulis menyarankan menyisihkan waktu ekstra dalam itinerary jika transit lewat bandara ini.

Bagi traveler Indonesia yang hendak terbang ke Eropa lewat Amerika Serikat, kelas bisnis Condor bisa jadi opsi jika rutenya melewati New York. Informasi tarif dan ketersediaan kursi terbaru sebaiknya dikonfirmasi langsung lewat situs resmi maskapai sebelum memesan.

Sumber: cntraveler.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks