Pencarian

Bahlil Akui Konsumsi BBM Subsidi Melonjak, Harga Pertalite Ditahan sampai Akhir 2026

Selasa, 06 Oktober 2026 • 05:02:31 WIB
Bahlil Akui Konsumsi BBM Subsidi Melonjak, Harga Pertalite Ditahan sampai Akhir 2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui terjadi pergeseran konsumsi BBM dari nonsubsidi ke subsidi.

LINKARFAKTA.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui terjadi pergeseran konsumsi bahan bakar minyak dari nonsubsidi ke subsidi, seperti dari Pertamax ke Pertalite. Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir tahun meski harga minyak dunia fluktuatif. Simak penjelasan lengkap dan dampaknya bagi pengguna BBM bersubsidi.

Pergeseran itu terjadi karena selisih harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi dinilai cukup besar. Bahlil menyampaikan hal ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Penyebab Masyarakat Beralih ke BBM Subsidi

Selisih harga menjadi pemicu utama. Ketika harga BBM nonsubsidi lebih mahal, sebagian pengguna memilih turun ke jenis BBM yang mendapat subsidi pemerintah.

Menurut Bahlil, peralihan itu otomatis menambah permintaan terhadap BBM subsidi.

"Sekarang kan kita tahu bahwa ada terjadi shifting kan dari yang tidak memakai BBM subsidi, sekarang mereka memakai BBM subsidi. Pasti kan ada peningkatan permintaan," ujar Bahlil.

Harga BBM Subsidi Ditahan sampai Akhir Tahun

Di tengah tekanan harga minyak dunia yang bergerak fluktuatif, pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM.

"Kemudian harga energi yang semakin hari fluktuatif sekali, dinamis, kemudian kepastian subsidi. Dan kita dapat pastikan bahwa subsidi sampai dengan akhir tahun, harga BBM tidak akan naik," ujar Bahlil.

Artinya, masyarakat yang menggunakan Pertalite dan jenis BBM subsidi lain tidak akan menghadapi kenaikan harga hingga akhir 2026.

Dampak bagi Pengguna BBM Bersubsidi

Bagi pengguna kendaraan bermotor, keputusan ini memberi kepastian biaya bahan bakar dalam beberapa bulan ke depan. Namun lonjakan permintaan yang disebut Bahlil perlu dicermati.

Peningkatan permintaan BBM subsidi berpotensi menambah beban anggaran subsidi energi negara. Pemerintah belum merinci besaran tambahan anggaran yang dibutuhkan dalam keterangan tersebut.

Masyarakat yang ingin memastikan jenis BBM dan harga terbaru dapat memantau pengumuman resmi dari Kementerian ESDM dan badan usaha penyalur BBM.

Waspadai Informasi yang Menyesatkan

Isu harga BBM dan subsidi kerap menjadi sasaran informasi keliru di media sosial. Pastikan setiap kabar tentang kenaikan atau penyaluran BBM bersumber dari kanal resmi pemerintah.

Hindari mempercayai pihak yang menawarkan jasa atau kemudahan tertentu terkait BBM bersubsidi dengan imbalan uang. Laporkan dugaan penyelewengan ke kanal pengaduan resmi Kementerian ESDM.

Sumber: finance.detik.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks