Pencarian

GPU Bekas Tambang Kripto AMD BC-250 Kini Jalankan FSR 4 untuk Gaming

Senin, 21 September 2026 • 10:01:31 WIB
GPU Bekas Tambang Kripto AMD BC-250 Kini Jalankan FSR 4 untuk Gaming
GPU bekas tambang kripto AMD BC-250 dioptimalkan komunitas untuk menjalankan FSR 4.

LINKARFAKTA.COM — Komunitas modder dan pengembang open-source Linux berhasil mengoptimalkan GPU bekas penambangan kripto AMD BC-250 untuk menjalankan teknologi upscaling AMD FidelityFX Super Resolution 4 (FSR 4). Kartu akselerator berbasis silikon PS5 itu kini bisa dipakai gaming modern lewat berkas DLL praktis, setelah sebelumnya dibanderol murah di pasar bekas seperti eBay pasca-meredupnya demam kripto.

AMD BC-250 pertama kali meluncur pada 2022 sebagai bagian dari rig penambangan kripto buatan Asrock. Setelah pasar cryptocurrency melemah, kartu ini banyak dilego dengan harga sangat terjangkau di pasar bekas, termasuk eBay.

Daya tariknya bukan cuma harga. AMD BC-250 dibangun dari chipset berkode "Oberon" berbasis arsitektur RDNA 2, teknologi pemrosesan silikon yang sama dengan konsol Sony PlayStation 5 dan kartu grafis PC Radeon RX 6000 series.

Dari 24 CU ke 40 Compute Units

Sebelum FSR 4 berhasil disematkan, komunitas modder lebih dulu membobol pembatasan pabrik. Mereka mengaktifkan seluruh 40 Compute Units (CU) RDNA 2 pada kartu ini, dari konfigurasi standar yang awalnya hanya memfungsikan 24 CU.

Pembukaan komputasi penuh itu menjadi fondasi penting. Tanpa langkah tersebut, kartu bekas tambang ini kemungkinan besar tidak akan sanggup menanggung beban kerja upscaling generasi terbaru.

Integrasi FSR 4 Lewat Berkas DLL

Proyek optimasi terbaru, fork BC250 FSR4 versi 4.0.0-rc9, berhasil mengemas teknologi FSR 4 ke dalam berkas DLL Windows x64 yang praktis. Pengguna bisa langsung menaruh satu berkas DLL itu ke dalam direktori gim yang mendukung FSR secara native.

Alternatif lain, berkas tersebut dapat dipakai lewat proyek manipulasi upscaler seperti OptiScaler. Pendekatan ini membuat integrasi FSR 4 tidak lagi menuntut keahlian teknis tinggi dari pengguna awam.

Hasil Pengujian di Linux

Pengujian pada lingkungan sistem operasi Linux menunjukkan fitur upscaling FSR 4 pada AMD BC-250 mampu memangkas beban kerja render 3D secara signifikan. Peningkatan performa paling optimal tercatat pada skenario resolusi 2560×1440 (1440p) dengan input resolution mode "Quality" (1706×960).

Yang menarik, pemangkasan beban render itu tidak mengorbankan ketajaman kualitas gambar. Kombinasi ini yang membuat kartu bekas tambang tetap relevan untuk kebutuhan gaming resolusi tinggi.

Yang Masih Dikembangkan

Pengujian fitur frame generation dan kompatibilitas di sistem operasi Windows masih terus dikembangkan. Artinya, hasil paling matang sejauh ini baru terlihat di lingkungan Linux, sementara pengguna Windows perlu menunggu pembaruan berikutnya.

Eksperimen ini membuktikan tingginya kreativitas komunitas open-source dalam memberikan "kehidupan kedua" pada perangkat keras bekas. GPU yang semula hanya dirancang untuk menambang kripto kini dapat menjalankan fungsi gaming modern di luar peruntukan awalnya, sebagaimana dikutip detikINET dari Techspot.

Bagi pelaku pasar bekas dan penggemar rakitan PC budget, proyek semacam ini membuka peluang baru. Kartu akselerator yang harganya jatuh pasca-boom kripto berpotensi kembali dicari, terutama jika frame generation dan dukungan Windows rampung dikerjakan komunitas.

Sumber: inet.detik.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks