Pencarian

Pelindo Pastikan Pelabuhan Trisakti Normal di Tengah Operasi SAR KM Virgo

Selasa, 15 September 2026 • 22:39:31 WIB
Pelindo Pastikan Pelabuhan Trisakti Normal di Tengah Operasi SAR KM Virgo
Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tetap beroperasi normal saat mendukung operasi SAR KM Virgo Transport 8.

LINKARFAKTA.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memastikan seluruh operasional Pelabuhan Trisakti Banjarmasin berjalan normal meski menjadi pusat evakuasi korban KM Virgo Transport 8. Beberapa dermaga sengaja dikosongkan untuk mendukung operasi SAR, sementara pelayanan kapal niaga tetap berjalan lancar melalui pengaturan ketat. Langkah ini diambil agar aktivitas ekonomi Kalimantan Selatan tidak lumpuh.

General Manager Cabang Trisakti Sub Regional Kalimantan Regional 3 PT Pelindo, Ari Sudarsono, menegaskan pihaknya harus menjalankan dua tugas sekaligus. Fasilitas pelabuhan disiagakan penuh untuk evakuasi, tetapi kelancaran bongkar muat dan lalu lintas kapal tetap dijaga karena menyangkut denyut ekonomi daerah.

“Kami tetap menyiagakan fasilitas-fasilitas kami sebagai fasilitas untuk evakuasi. Kami juga harus menjaga seluruh kelancaran operasional karena kita juga harus menjaga ekonomi daerah Kalsel,” kata Ari di Pelabuhan Trisakti, Selasa.

Fasilitas yang Disiapkan untuk Operasi SAR

Pelindo mengubah sebagian area pelabuhan menjadi pusat komando penanganan kecelakaan. Posko Terpadu yang dikomandani Basarnas, posko Kepolisian, ruang medis, serta fasilitas antemortem untuk identifikasi korban telah disiapkan.

Salah satu ruang kantor diubah menjadi ruang konferensi pers, sementara ruang VIP digunakan untuk rapat koordinasi antarinstansi. Pelindo juga menyediakan makanan dan tempat istirahat bagi keluarga korban yang menunggu informasi di pelabuhan.

Penanganan Medis dan Privasi Korban

Setiap korban yang tiba di Pelabuhan Trisakti langsung mendapat penanganan awal di ruang medis. Pemeriksaan tekanan darah dan pertolongan pertama dilakukan sebelum korban dirujuk ke rumah sakit rujukan.

“Ketika tiba, pertama kali dilakukan adalah perawatan di ruang medis. Dijaga kesehatannya dulu, di tensi dan sebagainya. Bagi yang luka-luka ditangani secara first aid dulu, baru setelah itu dikirim ke rumah sakit yang ditunjuk,” jelas Ari.

Akses ke ruang medis dibatasi ketat untuk menjaga privasi dan kenyamanan korban. Penanganan ini melibatkan Basarnas, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia, serta relawan yang bertugas di lapangan.

Menjaga Keseimbangan Ekonomi dan Kemanusiaan

Ari menekankan bahwa meski operasi SAR berlangsung, Pelindo tidak boleh membiarkan pelabuhan berhenti berfungsi. Pengaturan dermaga dan alur kapal dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan agar kedua kepentingan tetap terpenuhi.

Pelindo berkomitmen akan terus menyiagakan seluruh fasilitas selama operasi pencarian dan evakuasi masih berjalan. Dengan begitu, dukungan terhadap korban dan keluarganya dapat maksimal tanpa mengorbankan peran pelabuhan sebagai penopang perekonomian Kalimantan Selatan.

Sumber: antaranews.com

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks