Pencarian

Harga TBS Sawit di Riau Naik Rp64,62 per Kg Pekan Ini, Dinas Perkebunan Sebut Efek CPO dan Kernel

Selasa, 15 September 2026 • 09:21:01 WIB
Harga TBS Sawit di Riau Naik Rp64,62 per Kg Pekan Ini, Dinas Perkebunan Sebut Efek CPO dan Kernel
Harga TBS kelapa sawit di Riau naik Rp64,62 per kg untuk kategori mitra swadaya umur 9 tahun pada periode 9-15 September 2026.

JAKARTA, LINKARFAKTA.COM — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau untuk periode 9-15 September 2026 naik Rp64,62 per kilogram dari pekan sebelumnya. Kenaikan berlaku untuk kategori mitra swadaya umur 9 tahun, dari Rp3.878,84 menjadi Rp3.943,46 per kg. Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi menyebut lonjakan ini dipicu kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel.

Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Riau menetapkan harga baru untuk periode 9-15 September 2026. Untuk kategori mitra plasma, harga tertinggi di umur 9 tahun menyentuh Rp3.994,10 per kg, naik Rp62,55 atau 1,59 persen dari periode sebelumnya. Sementara kategori mitra swadaya di umur yang sama berada di Rp3.943,46 per kg, naik Rp64,62 per kg.

Kenaikan itu tidak berdiri sendiri. Harga CPO pada periode yang sama tercatat Rp15.972,25 per kg dengan kernel Rp14.068,16 per kg dan Indeks K 93,34 persen. Angka-angka ini yang kemudian dipakai tim penetapan untuk menghitung harga TBS di tingkat petani.

Harga CPO dan Kernel Jadi Pemicu Utama

Supriadi menyatakan kenaikan harga TBS pekan ini bersumber dari dua komoditas turunan sawit. "Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel," ujarnya.

Untuk mitra plasma Riau, CPO naik Rp291,79 dan kernel naik Rp34,23 dibanding pekan sebelumnya. Artinya, kenaikan harga TBS di tingkat petani bukan kebijakan sepihak, melainkan hasil perhitungan formula yang mengikuti pergerakan pasar CPO dan kernel.

Harga TBS sendiri dihitung berdasarkan indeks K, persentase rendemen CPO dan kernel, serta harga kedua komoditas itu di pasar. Semakin tinggi harga CPO dan kernel, semakin besar pula harga TBS yang diterima pekebun.

Sumatera Utara Catat Harga Tertinggi di Umur 21 Tahun

Di Sumatera Utara, penetapan harga dilakukan di Aula Padi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Medan. Harga tertinggi untuk mitra plasma umur 21 tahun berada di Rp4.082,94 per kg, naik Rp26,62 dari periode sebelumnya Rp4.056,32 per kg.

Untuk umur 9 tahun, harga di Sumatera Utara tercatat Rp4.045,81 per kg. CPO di provinsi ini berada di Rp16.244,53 per kg, kernel Rp13.883,94 per kg, dengan Faktor K 93,74 persen.

Jambi dan Bengkulu Ikut Bergeral di Arah Sama

Jambi menetapkan harga TBS periode 11-17 September 2026. Harga tertinggi untuk umur 10-20 tahun mencapai Rp3.950,68 per kg, naik Rp30,41 dari periode sebelumnya. Umur 9 tahun berada di Rp3.866,19 per kg, dengan CPO Rp15.641,07 per kg, kernel Rp13.136,50 per kg, dan Indeks K 93,64 persen.

Bengkulu menetapkan periode 1-15 September 2026. Harga tertinggi umur 21 tahun Rp3.546,45 per kg, sedangkan umur 9 tahun Rp3.465,49 per kg. Indeks K di provinsi ini 89,09 persen, CPO Rp15.813,45 per kg, dan kernel Rp12.631,02 per kg.

Data pembanding periode sebelumnya untuk Bengkulu tidak tersedia lengkap, sehingga arah pergerakan harga di provinsi itu belum bisa dipastikan dari bahan penetapan yang ada.

Empat Provinsi, Satu Pola Pergerakan

Dari empat provinsi yang datanya terhimpun, tiga di antaranya mencatat kenaikan harga TBS yang terverifikasi dari selisih periode sebelumnya. Riau, Sumatera Utara, dan Jambi bergerak di arah yang sama, meski besaran kenaikannya berbeda-beda.

Selisih kenaikan antarprovinsi dipengaruhi komposisi umur tanaman, indeks K, serta harga CPO dan kernel yang ditetapkan masing-masing tim. Riau mencatat kenaikan Rp64,62 per kg di mitra swadaya, sementara Sumatera Utara hanya Rp26,62 per kg untuk umur 21 tahun.

Bagi pekebun, angka-angka ini menjadi acuan pembayaran dari pabrik kelapa sawit mitra. Penetapan dilakukan berkala oleh tim yang melibatkan pemerintah provinsi, perusahaan, dan perwakilan petani, sehingga harga yang diterima di tingkat kebun mengikuti hasil kesepakatan resmi.

Ringkasan Harga TBS Sawit per 15 September 2026

ProvinsiHarga TertinggiPerubahanCPOKernel
Riau (Swadaya)Rp3.943,46/kg (umur 9 th)Naik Rp64,62Rp15.972,25/kgRp14.068,16/kg
Riau (Plasma)Rp3.994,10/kg (umur 9 th)Naik Rp62,55 (+1,59%)
Sumatera UtaraRp4.082,94/kg (umur 21 th)Naik Rp26,62Rp16.244,53/kgRp13.883,94/kg
JambiRp3.950,68/kg (umur 10-20 th)Naik Rp30,41Rp15.641,07/kgRp13.136,50/kg
BengkuluRp3.546,45/kg (umur 21 th)Data pembanding tidak tersediaRp15.813,45/kgRp12.631,02/kg

"Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi.

Harga berlaku untuk periode masing-masing provinsi: Riau & Sumut periode 9-15 September 2026, Jambi periode 11-17 September 2026, Bengkulu periode 1-15 September 2026. Sumber: Berita Acara Tim Penetapan Harga TBS tiap provinsi.

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks