Pencarian

Iliman Ndiaye Ungkap Alasan Tolak Tottenham demi Manchester City

Senin, 07 September 2026 • 05:01:31 WIB
Iliman Ndiaye Ungkap Alasan Tolak Tottenham demi Manchester City
Iliman Ndiaye resmi bergabung dengan Manchester City pada bursa transfer musim dingin.

LINKARFAKTA.COM — Kegagalan Tottenham menjual Richarlison membuka jalan mulus bagi Manchester City untuk merekrut Iliman Ndiaye pada detik-detik akhir bursa transfer. Tottenham sejatinya telah mencapai kesepakatan dengan Everton, namun transfer tersebut kandas karena situasi internal klub London tersebut.

Iliman Ndiaye menyambut kepindahan ini tanpa keraguan demi mewujudkan ambisinya bermain di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Panggung Liga Champions menjadi target utama dalam kelanjutan karier profesionalnya.

"I wanted Champions League and playing at one of the best teams in the world. I am not saying Tottenham is not, but when Manchester City comes through you don't say no," kata Ndiaye.

Fokus Masa Depan Menuju Panggung Tertinggi

Keputusan meninggalkan Everton diakui Ndiaye bukan perkara mudah mengingat hubungan erat yang telah terbangun bersama para pendukung dan rekan setimnya. Selama dua musim di Goodison Park, pemain ini mencatatkan 17 gol serta beroperasi di sektor sayap meski klub finis di papan bawah klasemen.

"When I was speaking with my wife, I was telling her that if I had to leave Everton it would be somewhere where I know I would be playing Champions League," ujar Ndiaye.

Ia menegaskan situasi transfer yang sempat berlarut tidak membuatnya cemas.

"There was no stress or panicking," kata Ndiaye. "I always say whatever comes, comes. God decides your future - it is already written. I was just being patient and when City came through I was buzzing. It was always going to be City."

Lompatan Karier dari Sepak Bola Non-Liga

Perjalanan Iliman Ndiaye menuju Etihad Stadium tercatat sangat panjang. Awal kariernya bermula di level non-league bersama Boreham Wood, lalu sempat memperkuat Hyde United yang hanya berjarak tujuh mil dari markas Manchester City tujuh tahun silam.

Pengalaman kompetitif Ndiaye berlanjut di Championship bersama Sheffield United, kemudian menghabiskan satu musim di Marseille sebelum akhirnya dibeli Everton seharga £15m pada 2024. Kini nilai pasarnya melonjak drastis lewat kepindahan £60m ke Manchester City.

"It is one of the biggest clubs in the world. There are world-class players, world-class stadium and the fans are brilliant," tutur Ndiaye.

"This is where I think I belong. I have worked hard to get to this point."

Sumber: bbc.co.uk

Follow linkarfakta.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks