LINKARFAKTA.COM — PT Pertamina International Shipping (PIS) menggelar program Ocean LiteraSEA: Ocean Capacity di SD Negeri Tanjung Sekong, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, dengan melibatkan 50 siswa dari dua sekolah dasar setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk membangun masyarakat pesisir melalui pendidikan sejak dini.
Program Ocean LiteraSEA: Ocean Capacity menyasar anak-anak di wilayah pesisir yang selama ini hidup berdampingan dengan laut, tetapi belum tentu mengenal industri yang beroperasi di sekitarnya. PIS bersama relawan SEAnergi mengajak para siswa memahami ekosistem laut, dunia kemaritiman, hingga beragam peluang pendidikan dan profesi di sektor tersebut.
Sebanyak 50 siswa dari SD Negeri Tanjung Sekong dan SDN Widyatama mengikuti kegiatan itu bersama kepala sekolah dan para guru binaan. Edukasi dikemas secara interaktif, mulai dari permainan tentang ekosistem laut atau Ocean Challenge, lomba menggambar bertema laut, cerdas cermat kelautan, hingga sesi mendongeng menggunakan buku bertema kemaritiman di perpustakaan sekolah.
Mengapa PIS Menyasar Anak Pesisir
Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyebut program ini sebagai komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun masyarakat pesisir melalui jalur pendidikan. Menurut dia, anak-anak pesisir perlu dibuka wawasannya bahwa laut menyimpan banyak peluang karier, bukan sekadar ruang hidup sehari-hari.
"Laut bukan hanya ruang hidup hari ini, tetapi juga ruang masa depan bagi generasi muda kita. Melalui Ocean Capacity, PIS ingin membuka wawasan dan imajinasi anak-anak pesisir bahwa laut menyimpan begitu banyak peluang, baik untuk belajar, berkarya, dan suatu hari kelak menjadi bagian dari industri maritim Indonesia," kata Vega.
Profesi Maritim Diperkenalkan Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal lebih dekat industri maritim Indonesia, berbagai profesi di sektor kelautan, serta jalur pendidikan yang dapat ditempuh untuk berkarier di bidang itu. Pendekatan yang dipakai tidak berupa ceramah satu arah, melainkan permainan dan kompetisi yang membuat anak-anak terlibat langsung.
Pilihan lokasi di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, dinilai relevan karena wilayah tersebut berada di kawasan pesisir Banten yang dekat dengan aktivitas pelayaran dan industri. Anak-anak yang tumbuh di sana memiliki kedekatan alami dengan laut, tetapi akses informasi soal profesi maritim masih terbatas.
Bagian dari Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan
Ocean LiteraSEA merupakan rangkaian program TJSL PIS yang menyasar masyarakat pesisir. Perusahaan pelayaran anak usaha Pertamina ini menyebut pendidikan sebagai salah satu fokus utama dalam program tanggung jawab sosialnya, dengan tujuan membangun kesadaran generasi muda terhadap potensi sektor maritim nasional.
Keterlibatan relawan SEAnergi menunjukkan program ini tidak hanya mengandalkan pendanaan perusahaan, tetapi juga partisipasi karyawan sebagai pengajar dan pendamping. Model seperti ini memungkinkan transfer pengetahuan langsung dari orang-orang yang bekerja di industri maritim kepada anak-anak yang bercita-cita masuk ke sektor tersebut.
Bagi PIS, memperkenalkan dunia maritim sejak dini berpotensi menjadi investasi jangka panjang. Industri pelayaran nasional membutuhkan sumber daya manusia yang tumbuh dari lingkungan yang memahami laut, dan program semacam ini menjadi salah satu cara menumbuhkan minat tersebut dari wilayah pesisir seperti Cilegon.