LINKARFAKTA.COM — Pemadaman listrik bergilir melanda puluhan wilayah di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara pada Senin, 7 September 2026. Langkah darurat ini diambil PT PLN (Persero) menyusul pemeliharaan dan perbaikan sistem kelistrikan regional yang belum pulih seutuhnya. Warga diimbau bersiap menghadapi penghentian pasokan daya yang berlangsung hingga malam hari.
Durasi pemadaman bervariasi di tiap daerah operasional, mulai dari tiga hingga lima jam per sesi. Perusahaan setrum negara menyatakan jadwal pemadaman masih berupa estimasi awal yang bisa bergeser mengikuti dinamika perbaikan teknis di lapangan.
Sebaran Padam Enam Kawasan di Sulawesi Barat
Wilayah Sulawesi Barat menjadi salah satu area terdampak pemeliharaan terluas, mencakup enam kawasan administrasi dari pagi hingga tengah malam. PLN membagi penghentian daya ke dalam beberapa rentang waktu terpisah guna menjaga keseimbangan beban sistem.
- Mamuju dan sekitarnya: Empat sesi pemadaman terjadwal antara pukul 18.00 hingga 24.00 WITA.
- Pasangkayu-Mamuju Tengah: Tiga sesi penghentian suplai mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA.
- Mamasa: Tiga termin pemadaman berlangsung sejak pukul 09.00 sampai 21.30 WITA.
- Polewali-Binuang: Penghentian daya difokuskan pada pukul 15.30 hingga 19.00 WITA.
- Wonomulyo: Tiga sesi bergilir terjadwal dari pukul 10.00 hingga 20.00 WITA.
- Majene-Balanipa: Tiga sesi padam mulai pukul 16.00 hingga 22.30 WITA.
Kondisi Jaringan di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan
Di Sulawesi Tenggara, pemadaman listrik dikoordinasikan langsung oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kendari lewat ULP Wua-Wua dan ULP Benu-Benua. Total delapan sesi pemadaman dijalankan dengan rentang durasi 3 sampai 5 jam per giliran sejak pukul 09.00 WITA hingga pergantian hari.
Cakupan padam di Sultra menyasar jalan-jalan protokol di Kota Kendari serta jalur penghubung antarkabupaten. Area terdampak meliputi Kecamatan Lalonggasumeeto dan Kapoiala di Kabupaten Konawe; Poros Lapuko, Poros Moramo Utara, Poros Baruga-Konda, dan Poros Baruga-Andoolo di Konawe Selatan; serta kawasan Asera, Langgikima, Wiwirano, Laskep, hingga Routa di Konawe Utara.
Sementara itu, pemadaman di Sulawesi Selatan ditangani oleh PLN ULP Pekkabata dengan fokus di Kabupaten Pinrang. Sistem bergilir di wilayah lumbung pangan ini dibagi dalam lima termin mulai pukul 10.00 hingga 23.30 WITA.
Sektor pemadaman Pinrang mencakup kawasan P_Residence yang membawahi Desa Letta, Kariango, PLTA Bakaru, dan puluhan kampung sekitar. Aliran listrik juga dimatikan di puluhan permukiman Kecamatan Cempa (P_Cempa), Kampung Baru dan Kasambi (P_Bambapuang), hingga Kampung Darra Batu (P_Malimpung), sebelum ditutup sesi pamungkas di dua sektor tambahan mulai pukul 20.30 WITA.
Kanal Pemantauan dan Layanan Pengaduan Resmi
Manajemen PLN di ketiga unit induk provinsi meminta para pelanggan terus memantau jadwal terkini yang diperbarui berkala sesuai kondisi rill infrastruktur gardu dan pembangkit. Penyesuaian jadwal bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan panjang apabila beban puncak melampaui batas aman transisi.
Pelanggan yang mengalami kendala teknis di luar jadwal estimasi diarahkan melapor melalui kanal resmi Contact Center PLN 123. Pelaporan gangguan serta pengecekan status pemulihan berkala juga dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui aplikasi PLN Mobile.