IHSG Diproyeksi Tembus 6.666 Hari Ini, Dua Analis Rilis Skenario dan Saham Pilihan

IHSG diproyeksikan menguat menuju rentang 6.599-6.666 pada perdagangan hari ini, menurut analis MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas.
Penulis: Doni
Senin, 31 Agustus 2026 | 08:25:31 WIB

LINKARFAKTA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (31/8). Dua analis dari MNC Sekuritas dan Binaartha Sekuritas kompak melihat momentum positif masih terjaga, meski berbeda pandangan soal level terendah yang perlu diwaspadai.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG saat ini berada di awal wave v dari wave (c) pada skenario terbaik. Kondisi itu membuka ruang penguatan menuju rentang 6.599 hingga 6.666.

"Dalam skenario terbaik, posisi IHSG sedang berada di awal wave v dari wave (c) sehingga masih berpeluang menguat ke rentang 6.599-6.666. Namun, pada skenario terburuk, IHSG berpotensi terkoreksi ke area 6.289-6.352," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Adapun level support dan resistance yang dipantau MNC Sekuritas hari ini sebagai berikut: - Support: 6.373 dan 6.272 - Resistance: 6.599 dan 6.705

Saham Pilihan dan Target dari Dua Analis

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham masih berpeluang melanjutkan tren naik selama mampu bertahan di atas level 6.435. Ia menargetkan level 6.666 sebagai resistance terdekat yang harus ditembus.

"Selama IHSG berada di atas level 6.435, potensi untuk kembali melanjutkan tren naik menuju 6.666 masih cukup besar," ujar Ivan.

Binaartha Sekuritas memasang support di 6.435, 6.352, 6.230, dan 6.080, dengan resistance di 6.666, 6.835, dan 6.916. Kedua analis juga merekomendasikan sejumlah saham yang mereka nilai berpeluang menguat:

- MNC Sekuritas: AMRT, BUMI, INDF, dan LSIP - Binaartha Sekuritas: AMRT, ASII, BBCA, MDKA, dan TLKM

Transaksi Jumat Capai Rp15,15 Triliun

Pada penutupan pekan lalu, IHSG berada di level 6.518, melemah 3,62 poin atau minus 0,06% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp15,15 triliun dengan volume perdagangan sekitar 35,3 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2 juta kali.

Aktivitas pasar masih didominasi aksi jual. Sebanyak 328 saham tercatat terkoreksi, 276 saham menguat, dan 188 saham stagnan pada Jumat (28/8) sore. Pelemahan tipis tersebut terjadi di tengah investor yang mencermati sentimen global menjelang akhir bulan.

Catatan redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Investasi mengandung risiko.

Reporter: Doni