Korem 081/DSJ Madiun Kerahkan 8 Perwira ke Kalimantan dan Sumatera untuk Tangani Karhutla

Delapan personel TNI dari Korem 081/DSJ Madiun diberangkatkan untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan dan Sumatera.
Penulis: Rendra
Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:17:02 WIB

Delapan personel TNI dari Korem 081/DSJ Madiun resmi diberangkatkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera. Mereka akan bertugas sebagai tim penyuluh bencana untuk mengedukasi masyarakat mencegah meluasnya kebakaran.

MADIUN — Korem 081/DSJ mengirimkan delapan personelnya untuk membantu penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera. Pengiriman ini menindaklanjuti instruksi dari komando atas agar penanganan bencana asap di Tanah Air lebih optimal.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menjelaskan, kedelapan personel yang dikerahkan terdiri dari satu Perwira Menengah (Pamen) dan tujuh Perwira Pertama (Pama). Mereka langsung berangkat siang ini dari Lanud Halim Perdana Kusuma menuju tempat tugas masing-masing.

Peran Personel di Lokasi Bencana

Para perwira yang diterjunkan tidak bertugas melakukan pemadaman langsung di lapangan. Mereka mengemban peran sebagai tim penyuluh bencana karhutla di wilayah terdampak.

Tugas utamanya adalah memberikan edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat terkait langkah pencegahan dan penanganan karhutla. "Tugas ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian TNI guna membantu pemerintah dalam penanganan karhutla, khususnya melalui edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat," kata Untoro dalam keterangannya di Madiun, Kamis.

Pencegahan Jadi Kunci di Musim Kemarau

Menurut Danrem, upaya pencegahan menjadi langkah paling penting dalam menghadapi ancaman karhutla. Masyarakat perlu terus diingatkan mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar.

"Terlebih di saat musim kemarau seperti saat ini, kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas," ujarnya.

Kesiapsiagaan Satuan di Luar Wilayah Teritorial

Pengiriman personel ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan satuan meski harus bertugas di luar wilayah teritorialnya. Korem 081/DSJ yang bermarkas di Madiun membawahi wilayah Jawa Timur bagian barat, namun penugasan ini menembus batas pulau.

"Sebagai prajurit, kapanpun dibutuhkan, tentunya kami akan selalu siap hadir untuk membantu seperti dalam menghadapi bencana karhutla, meski itu di luar wilayah kami," tegas Kolonel Untoro.

Keterlibatan prajurit Korem 081/DSJ merupakan bagian dari kontribusi TNI dalam membantu pemerintah menangani bencana sekaligus mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah saat ini.

Reporter: Rendra