Projo Jelaskan Video Budi Arie soal Pemilu 2029: Bukan Rekaman Utuh

Projo menyatakan video Budi Arie soal Pemilu 2029 yang beredar merupakan potongan diskusi internal, bukan rekaman utuh.
Penulis: Doni
Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:05:01 WIB

LINKARFAKTA.COM — Video yang beredar dinilai bukan rekaman utuh. Fredy menegaskan materi yang tersebar di media sosial itu merupakan potongan dari diskusi internal yang membahas berbagai kemungkinan, bukan pernyataan final.

"Pertama, video tersebut bukan merupakan video utuh, tetapi sebenarnya sedang memaparkan berbagai kemungkinan," ujar Fredy dalam keterangan video, Selasa (25/8).

Konteks Pertemuan dan Tujuan Diskusi

Fredy menjelaskan forum yang terekam tersebut adalah acara silaturahmi dalam rangka Bulan Kemerdekaan RI antara Jokowi dan para relawan. Agenda diskusi singkat itu berlangsung untuk memotret situasi kebangsaan terkini, termasuk masukan yang nantinya disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Fredy, para relawan berharap Jokowi berkenan menyampaikan aspirasi tersebut ke Prabowo. Hal ini didasari keyakinan bahwa relasi keduanya terjalin erat dan akrab.

"Hal ini disampaikan oleh para relawan kepada Pak Jokowi dengan harapan beliau berkenan menyampaikan kepada Presiden Prabowo untuk perbaikan bangsa ke depannya," ungkap Fredy.

Respons Jokowi soal Kondisi Ekonomi

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi disebut hanya mendengarkan seluruh pandangan relawan. Ia lantas meminta semua pihak tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap situasi yang berkembang.

"Situasi baik-baik saja, ekonomi masih tumbuh baik, inflasi terkendali, jadi tidak perlu ada yang dikhawatirkan," ungkap dia.

Isi Spekulasi Budi Arie yang Viral

Dalam potongan video yang beredar, Budi Arie sempat menyampaikan instingnya bahwa konstelasi politik bisa bergerak lebih cepat dari jadwal 2029. Ia bahkan menyebut telah membisikkan hal tersebut langsung kepada Jokowi.

"Tadi saya sudah bisikkan ke Pak Jokowi, 'Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?' Apakah kita mau? Belum tentu kita mau," kata Budi Arie.

Ia juga menyinggung kesiapan jika percepatan tersebut benar terjadi. Budi Arie menyebut saat ini publik masih berfokus pada wacana Pemilu 2029, namun ia mempertanyakan kesiapan jika situasi berubah.

"Kita masih ngomong, 'Oh ini Pemilu 2029, Pemilu 2029'. Kalau terjadi percepatan bagaimana? Kita siap enggak?" imbuh dia.

Selain itu, Budi Arie membandingkan situasi saat ini dengan gerakan aktivis 1997-1998 yang dipicu keresahan masyarakat. Ia juga menyinggung demonstrasi yang terjadi belakangan ini sebagai bagian dari dinamika yang perlu diantisipasi.

Fredy menambahkan, forum tersebut sejatinya juga membahas persiapan alternatif jika muncul situasi yang tak terbayang sebelum 2029. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh pembahasan masih dalam tataran wacana dan belum menjadi keputusan resmi.

Reporter: Doni