Liga Utama Indonesia Resmi Jadi Operator Championship, 20 Klub Pegang 50 Persen Saham

PT LUI resmi ditunjuk sebagai operator Championship dengan 20 klub memegang 50 persen saham.
Penulis: Farah
Selasa, 25 Agustus 2026 | 05:07:01 WIB

LINKARFAKTA.COM — Komisaris Utama PT LUI akan dipegang Sadikin Aksa, sementara posisi Direktur Utama masih dipercayakan kepada Ferry Paulus yang juga menjabat sebagai Direktur Utama I.League. Amir Burhanuddin ditunjuk sebagai Komisaris Independen mewakili klub Championship, Deltras FC.

General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, mengungkapkan struktur kepemilikan saham yang berbeda dengan perusahaan induknya. "Kalau di PT LIB kan 99 persen dimiliki oleh klub Super League dan 1 persen di PSSI. Kalau di PT LUI saham terbesar dimiliki oleh PT LIB makanya Komisaris Utama Pak Sadikin Aksa. Kemudian sisanya dibagi rata ke 20 klub Championship," jelas Budiman di Jakarta, Senin (24/8).

Pemisahan Badan Usaha untuk Kemandirian Bisnis

Kehadiran PT LUI memisahkan pengelolaan bisnis antara kasta tertinggi dan kasta kedua yang selama ini bergabung dalam satu entitas. Budiman menegaskan pemisahan ini bertujuan memperjelas laporan keuangan masing-masing kompetisi, baik dari sisi keuntungan, dividen, maupun potensi kerugian.

"Dengan adanya PT LUI ini perlahan tapi pasti nanti jadi lebih mandiri. Entitas bisnisnya terpisah agar lebih jelas baik kalau ada keuntungan, dividen, maupun kerugian. Jadi ini akarnya dari Kongres tahun 2023," ujarnya.

Jadwal Championship 2026/2027: Pembagian Grup dan Laga Pembuka

Kompetisi Championship 2026/2027 dijadwalkan bergulir mulai 11 September 2026 hingga 9 Mei 2026. Sebanyak 20 klub peserta dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing dihuni 10 tim.

Dua juara grup berhak promosi langsung ke Super League 2027/2028. Sementara peringkat kedua dari Grup A dan Grup B harus melewati babak play-off promosi untuk memperebutkan satu tiket tambahan.

Laga perdana akan mempertemukan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, pada 11 September 2026. Duel ini sekaligus menjadi penanda dimulainya era baru pengelolaan kompetisi kasta kedua yang lebih mandiri.

Reporter: Farah