Empat Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Puncak Cianjur, Polisi Perketat Patroli Jalur Turunan

Empat korban jiwa dievakuasi dari lokasi kecelakaan beruntun di Puncak Cianjur ke RSUD Cimacan.
Penulis: Wahyu
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05:31 WIB

JAWA TIMUR — Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan menyatakan jumlah korban jiwa bertambah dua orang setelah proses evakuasi dan pendataan di lapangan. "Betul, korban (meninggal) bertambah 2, seiring dengan update data," ujar Prio, Sabtu (22/8/2026).

Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RSUD Cimacan. Direktur RSUD Cimacan dr. GD Agung Dharma Putra mengatakan rumah sakit menerima 12 korban, dengan tiga orang tiba di UGD dalam keadaan meninggal dunia dan satu orang meninggal saat penanganan medis.

Tiga Korban Jiwa Berasal dari Rombongan Lampung

Agung merinci tiga dari empat korban meninggal merupakan bagian dari rombongan asal Lampung yang menumpang mobil Avanza. "Korban yang datang ke UGD ada 12 orang. Tiga orang datang sudah dalam keadaan meninggal, kemudian satu orang meninggal di IGD saat penanganan," terangnya.

Polisi masih menghimpun identitas keseluruhan korban, terutama mereka yang berasal dari luar Cianjur. Koordinasi dengan keluarga korban terus dilakukan di tengah proses evakuasi yang berlangsung hingga Sabtu dini hari.

Truk Hilang Kendali di Jalan Menurun Jadi Pemicu Awal

Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika sebuah truk box melaju dari arah Bogor menuju Cianjur. Kendaraan tersebut diduga hilang kendali di jalan menurun, lalu menabrak kendaraan dari arah berlawanan serta dua sepeda motor.

Proses evakuasi kendaraan di lokasi sempat terkendala. Salah satu kendaraan mengalami kebocoran tangki bahan bakar hingga menyebabkan tumpahan bensin ke badan jalan.

"Saat proses evakuasi kendaraan, salah satu kendaraan mengalami kebocoran tangki bensin hingga ke jalan sehingga butuh ekstra hati-hati petugas mengevakuasi kendaraan Avanza yang membawa rombongan asal Lampung," kata Prio.

Patroli Diperketat di Titik Rawan Kecelakaan

Polres Cianjur kini menempatkan personel tambahan di sepanjang jalur turunan Puncak. Pengawasan difokuskan pada titik-titik rawan, terutama tikungan tajam dan jalan menurun panjang yang kerap menjadi lokasi kecelakaan.

Prio mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan laik jalan sebelum melintasi jalur tersebut. Pemeriksaan rem dan sistem pengereman menjadi prioritas utama bagi kendaraan berat yang melintasi jalur menurun.

"Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan saat melintasi jalan turunan, serta jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Ingat, keluarga menunggu di rumah," sambung Prio.

Jalur Puncak Cianjur memang dikenal memiliki kontur jalan menurun dengan kemiringan ekstrem. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di jalur ini kerap menimbulkan korban jiwa karena daya hantam truk yang besar saat rem mengalami kegagalan fungsi.

Reporter: Wahyu