LINKARFAKTA.COM — Wuling Air EV Lite 300 km tahun 2024 kini ditawarkan dengan harga tengah Rp 99 Juta, sekitar 61 persen di bawah harga barunya Rp 251 Jutaan, menjadikannya mobil listrik dengan penurunan harga paling tajam berdasarkan data iklan marketplace per 12 Oktober 2026. Hyundai Ioniq 5 menyusul dengan penurunan 50-57 persen, sementara BYD Atto 1 justru hanya turun 12-14 persen. Perbedaan tajam ini menunjukkan bahwa tidak semua mobil listrik mengalami depresiasi dengan kecepatan yang sama.
Data iklan aktif di marketplace online per 12 Oktober 2026 menunjukkan lima model mobil listrik yang punya harga baru resmi untuk varian setara unit bekasnya: Hyundai Ioniq 5, BYD Seal, BYD M6, BYD Atto 1, dan Wuling Air EV. Persentase dihitung dari harga tengah iklan terhadap harga baru resmi varian yang sama di situs pabrikan, memakai harga baru tahun 2026 sebagai dasar.
Perlu dicatat, metode ini hanya gambaran kasar. Pada model yang harga barunya naik sejak diluncurkan, seperti BYD Seal dan Wuling Air EV, persentase penurunan terlihat lebih besar daripada kerugian sebenarnya yang dialami pemilik pertama.
Wuling Air EV: Penurunan Terdalam di Daftar
Air EV Lite 300 km meluncur pada 20 September 2024 dengan harga sekitar Rp 190 jutaan. Kini harga barunya di situs Wuling tercatat Rp 251 Jutaan, berlaku dari 1 Januari 2026. Unit tahun 2024 ditawarkan Rp 95 - 113 Juta dengan harga tengah Rp 99 Juta, sekitar 61 persen di bawah harga baru tersebut.
Unit tahun 2025 kebanyakan Rp 103,5 - 135 Juta dengan harga tengah Rp 132,5 Juta, sekitar 47 persen di bawah harga baru. Jika dihitung terhadap harga peluncuran September 2024, penurunannya sekitar 48 persen untuk unit 2024 dan 30 persen untuk unit 2025.
Air EV tahun 2022 sampai 2024 dengan tipe Standard Range dan Long Range tidak masuk hitungan, karena daftar harga resmi sekarang memakai nama Lite 200 km, Lite 300 km, dan Pro 300 km.
Hyundai Ioniq 5: Depresiasi Konsisten 50-57 Persen
Ioniq 5 Signature Long Range tahun 2022 kebanyakan ditawarkan Rp 385 - 426 Juta dengan harga tengah Rp 395 Juta, sekitar 57 persen di bawah harga baru. Unit tahun 2023 berada di kisaran Rp 389 - 469 Juta dengan harga tengah Rp 415 Juta, sekitar 55 persen di bawah harga barunya Rp 925.600.000 (OTR Jakarta).
Unit tahun 2024 berkisar Rp 440 - 485 Juta dengan harga tengah Rp 465 Juta, sekitar 50 persen di bawah harga baru. Varian Ioniq 5 N tidak dihitung karena merupakan model performa dengan harga baru yang berbeda.
BYD Seal: Turun 49 Persen, Harga Baru Tertinggi Kedua
Seal Premium Extended Range tahun 2024 kebanyakan ditawarkan Rp 422 - 460 Juta dengan harga tengah Rp 442 Juta, sekitar 49 persen di bawah harga baru Rp 869.000.000. Varian Performance AWD tidak dihitung karena tidak lagi tercantum di daftar harga resmi BYD Indonesia.
BYD M6: Penurunan Moderat 22-32 Persen
M6 Superior 7 Seater tahun 2024 kebanyakan Rp 288 - 318 Juta dengan harga tengah Rp 295 Juta, turun sekitar 32 persen dari harga baru Rp 435.000.000. Unit 2025 kebanyakan Rp 299 - 328 Juta, harga tengah Rp 320 Juta, turun sekitar 26 persen.
M6 Standard 7 Seater tahun 2024 ditawarkan sekitar Rp 275 Juta, sekitar 30 persen di bawah harga baru Rp 395.000.000. Untuk M6 Superior Captain Seat 6 penumpang, harga tengah tahun 2024 Rp 303 Juta (sekitar 32 persen di bawah harga baru Rp 445.000.000) dan tahun 2025 Rp 348 Juta dengan kisaran Rp 328 - 348 Juta (sekitar 22 persen).
BYD Atto 1: Paling Tahan Harga
Atto 1 Premium Long Range tahun 2025 kebanyakan Rp 201 - 220 Juta dengan harga tengah Rp 210 Juta, sekitar 14 persen di bawah harga baru Rp 245.000.000. Atto 1 Dynamic Standard Range tahun 2025 berkisar Rp 185 - 188 Juta dengan harga tengah Rp 185 Juta, sekitar 12 persen di bawah harga baru Rp 210.000.000.
Angka ini menjadikan Atto 1 sebagai model dengan depresiasi paling landai di antara lima model yang dihitung, jauh berbeda dari Wuling Air EV yang kehilangan lebih dari separuh nilainya dalam hitungan bulan.
Faktor yang Membuat Selisih Penurunan Begitu Lebar
Perbedaan tajam ini sebagian dipengaruhi kenaikan harga baru resmi pada beberapa model. Wuling Air EV Lite 300 km, misalnya, sempat dijual sekitar Rp 193 jutaan saat New Air ev meluncur pada Februari 2025, lalu naik menjadi Rp 251 Jutaan. BYD Seal juga mengalami kenaikan harga baru sejak diluncurkan.
Model yang harganya stabil atau baru naik belakangan cenderung tampak turun lebih dalam di perhitungan ini, meskipun kerugian riil pemilik pertama tidak sebesar angka persentase yang muncul.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli Bekas
- Persentase penurunan di atas memakai harga baru 2026 sebagai dasar, bukan harga saat unit dibeli pertama kali
- Harga baru yang naik sejak peluncuran membuat persentase penurunan terlihat lebih besar dari kerugian riil pemilik pertama
- Data diambil dari iklan marketplace, bukan transaksi aktual, sehingga harga tengah bisa berbeda dari harga jual sebenarnya
- Kondisi baterai, riwayat servis, dan status garansi tetap faktor penentu utama nilai mobil listrik bekas
Beberapa model populer lain seperti Jaecoo J5 dan Geely EX2 belum masuk hitungan karena belum tersedia harga baru resmi untuk varian setara unit bekasnya di pasaran.
Pertanyaan Seputar Berita Ini
Mobil listrik bek?
s apa yang harganya turun paling tajam pada Oktober 2026? A: Wuling Air EV Lite 300 km tahun 2024, dengan harga tengah Rp 99 Juta atau sekitar 61 persen di bawah harga barunya Rp 251 Jutaan.