LINKARFAKTA.COM — Huawei Watch GT 7 Series resmi menyambangi Indonesia pada 7 Oktober 2026, terdiri dari Watch GT 7 dan GT 7 Pro dengan pembaruan di sektor kesehatan, olahraga, dan desain. Fitur Coronary Heart Disease Risk Study jadi andalan baru untuk memetakan potensi risiko jantung lewat data fisiologis harian. Smartwatch ini menyasar pengguna Android maupun iOS yang ingin memantau kondisi tubuh tanpa harus ke fasilitas medis.
Huawei Watch GT 7 Series dipastikan hadir di pasar Indonesia mulai 7 Oktober 2026. Dua model yang diboyong adalah Huawei Watch GT 7 dan Huawei Watch GT 7 Pro, masing-masing membawa pembaruan pada sisi pemantauan kesehatan, mode olahraga, hingga material bodi. Masa penawaran awal sudah dibuka sejak 30 September hingga 7 Oktober 2026, meski Huawei belum mengumumkan harga resminya.
Coronary Heart Disease Risk Study Jadi Andalan
Fitur anyar yang paling disorot adalah Coronary Heart Disease Risk Study. Fitur ini memanfaatkan data fisiologis pengguna untuk memberi gambaran soal potensi risiko penyakit jantung setelah pemantauan dalam periode tertentu. Analisisnya mencakup indikator fisiologis yang dipantau pada siang dan malam hari, lalu diolah menjadi penilaian risiko kardiovaskular yang lebih menyeluruh.
"Risiko ini yang kita bikin antisipasi dan membuat masyarakat itu lebih aware sama kondisi dirinya sendiri," ujar Edy Supartono selaku Training Director Huawei Device Indonesia, saat bincang media yang digelar di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Selain itu, ada Diabetes Risk Study yang memantau sejumlah indikator fisiologis selama tiga hingga 14 hari. Huawei menegaskan fitur ini tidak mengukur kadar gula darah secara langsung dan bukan merupakan